PALEMBANG EMAS

Anggaran Berlimpah, Warga Miskin Hanya Dijatahi Satu Kali Bantuan Sembako

ASSAJIDIN.COM — Pandemi Covid-19 telah berlangsung beberapa bulan terakhir dan berpengaruh pada perekonomian rakyat. Di tengah kondisi ini, Pemerintah Kota Palembang hanya memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat miskin satu kali saja.

Pemkot Palembang melalui Dinas Sosial Kota Palembang membagikan paket sembako kepada 49.669 Kepala Keluarga (KK). Proses pembagian dilakukan pada 8 Mei lalu, dimana satu KK mendapatkan satu paket sembako senilai Rp179.000.

Kepala Dinas Sosial Kota Palembang Heri Aprian mengatakan, pembagian paket sembako tahap pertama kepada 49.669 KK di masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) tahap pertama telah selesai.

“Pembagian paket sembako tahap kedua pada penerapan PSBB tahap kedua belum bisa direalisasikan karena masih menunggu persetujuan Walikota Palembang,” katanya, Sabtu (06/06/2020).

Heri mengatakan, Dinas Sosial telah melaporkan data jumlah miskin baru di luar Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS) yang lebih dahulu telah mendapatkan bantuan paket sembako pada penerapan PSBB tahap pertama.

Lihat Juga :  Ombudsman Goes to Kecamatan Sosialisasi Sekaligus Awasi Layanan Publik

“Untuk PSBB tahap kedua kita telah memiliki data miskin baru (Misbar) sebanyak 33 ribu KK. Data ini sudah kita sampaikan ke Wakil Walikota Palembang akan diteruskan pada Walikota Palembang,” katanya.

Menurutnya, penerima Bantuan Sosial (Bansos) penerapan PSBB tahap pertama yang berakhir 2 Juni dipastikan tidak akan mendapatkan kembali Bansos kedua. Karena pihaknya akan memberikan bantuan sosial masyarakat miskin baru.

“Bansos berupa paket sembako kami berikan kepada warga miskin baru, sedangkan 49 ribu warga yang telah menerima bansos tahap pertama tidak akan menerima kembali bantuan sosial dari Pemkot Palembang,” katanya.

Pada PSBB pertama Pemkot Palembang telah mengucurkan anggaran sebesar Rp8,8 miliar untuk 49 ribu KK. Penerima manfaat mendapatkan satu paket sembako berharga Rp179.000 berisi 10 kg beras, 2 liter minyak, 2 kg gula dan 1 kilo tepung terigu.

Lihat Juga :  Ujian Wabah Pandemi Covid-19, Pembeli Kian Sulit, Pedagang Menjerit

Sebelumnya Sekretaris Daerah kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, paket sembako yang diberikan untuk konsumsi selama 15 hari. Dengan perhitungan anggaran jaring pengaman sosial berkisar Rp50 miliar dari total Rp200 miliar alokasi penanganan Covid-19.

“Karena asumsinya sampai dua bulan kedepan, kemungkinan juga ada PSBB maka kita siapkan Rp50 miliar. Jumlah miskin baru ini bisa ada kemungkinan bertambah seperti yang saya bilang ada kemungkinan estimasi penambahan 5 persen data Misbar,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini Pemerintah Kota Palembang telah menambah anggaran penanganan Covid-19, semula Rp200 miliar menjadi Rp480 miliar. (*/Sumber: maklumatnews.comK/Ar-Razi)

Tags
Close
Close