Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

MOZAIK ISLAM

Mohon Perlindungan Allah, Jauhkan dari Kemurtadan

Hadiri Majelis Ilmu Langkah Pertahankan Keimanan

AsSAJIDIN.COM — Murtad atau keluarnya seorang muslim dari agama Islam menjadi perbincangan akhir-akhir ini, bahkan ramai di media sosial dengan dalih sebagai pilihan hidup.

Murtad atau meninggalkan keyakinan dan keimanan dari Allah SWT mempunyai konsekuensi hukum dalam Islam.

Untuk menghindari hal tersebut, Anggota Dewan Pembina Forum Pondok Pesantren (Forpes) Sumatera Selatan, Rahmad Irwani, SHI, M.Pd mengatakan, umat Islam hendaknya selalu berlindung kepada Allah untu dijauhkan dari kemurtadan. Dalam kehidupan sehari-hari perlunya yang namanya majelis-majelis ilmu, pencerahan-pencerahan dari ustad.

Ustad Rahmad Irwani

“Selain itu dimana dan dengan siapa mereka bergaul karena pergaulan mereka itu menentukan pilihan hidupnya,” katanya.

Antisipasi akan hal hal itu menjadi tugas para dai, ulama, mubaligh untuk menyampaikan bahwasanya apabila kita sebagai orang muslim, setelah muslim lalu memilih agama lain maka kita terhitung sebagai orang yang musyrik orang musyrik atau orang kafir.

Lihat Juga :  One Day One Ayat : QS Annisa 32, Janganlah Kamu Iri dan Dengki atas Kelebihan Orang Lain

“Mereka akan mendapatkan azab yang kekal di akhirat nanti dalam sudut pandang agama kita agama Islam,” katanya.

Perlu kita pahamkan kepada mereka bahwasanya tidak ada agama yang diridhoi oleh pencipta langit dan bumi ini kecuali agama Islam.

“Innaddina indallahil Islam itu pilihan hidup yang benar,” katanya.

Kalaupun mereka Islamnya karena keturunan (sejak lahir diturunkan dari keluarga), maka dilanjutkan dengan dipahamkan mereka dengan ilmu agama.

Diyakinkan kepada mereka bahwa pilihan agama yang mereka anut ini adalah agama yang benar.

“Seorang muslim tidak perlu untuk ikut serta membanggakan agama-agama lain,” katanya.

Lihat Juga :  Bermakna Toleransi dan Keimanan, Surat Al-kafirun, Bacaan Arab, Latin dan Terjemahnya

Berikan mereka ruang untuk belajar dan juga bergaul dengan sesama muslim hingga firman akan bertambah kuat tidak tergoyahkan dengan hal-hal sepele yang menyebabkan seseorang itu pindah agama.

“Apalagi hanya karena media sosial atau hanya karena iming-iming dunia saja,” katanya.

Jadi itu tugas para para ulama untuk meneguhkan dan mengukuhkan keimanan mereka dan yakin bahwasanya agama yang dianut itu adalah agama yang benar yang paling diridhoi oleh pencipta langit dan bumi ini.

“Selanjutnya kalau itu sudah disampaikan lalu mereka tetap berpindah agama, itu pilihan, dan mereka memilih sesuatu yang tidak dibenarkan dan diridhoi Allah,” katanya. (pitria)

Back to top button