Uncategorized

Duka di Bulan Syawal, Empat Guru Ponpes Nurul Yakin Meninggal akibat Kecelakaan Perahu Ketek

ASSAJIDIN.COM —Duka dialami Warga Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir (OI) di bulan Syawal ini. Di saat suasana idul fitri, musibah kecelakaan dialami 12 warga desa Tanjungatap Kecamatan Tanjungbatu kabupaten Ogan Ilir Sumsel.

Kecelakaan dialami warga  tersebut ketika menaiki perahu ketek dan terbalik secara tiba-tiba di Sungai Penesak Desa Tanjung Atap, Selasa (26/5) sekitar pukul 13.00 WIB.

12 orang penumpang terdiri dari para guru Pondok Pesantren Nurul Yakin Tanjung Batu. Naasnya, diduga karena tidak bisa berenang, 4 dari 12 penumpang ditemukan tewas tenggelam.

Lihat Juga :  Mana yang Lebih Utama, Sedekah pada Orang Miskin atau pada Karib Kerabat? Ini Jawabannya Berdasarkan Quran dan Hadist

Korban yakni Wiwin (30) laki-laki, Rofiko (36) perempuan, M Azan (30) laki-laki, dan Deti (28) perempuan yang semuanya berasal dari Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir.

Diketahui, saat kejadian perahu ketek yang dikemudikan oleh Zainal (65), warga Tanjung Atap disewa oleh dengan tujuan ke Desa Tanjung Atap untuk berziarah ke makam leluhur, Sayid Bagindo Sari yang berjarak 300 meter dari lokasi.

Humas Basarnas Kantor SAR Palembang Taufan mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi mengenai kecelakaan tersebut. Namun, sebelum tim berangkat ke lapangan, para korban sudah ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian. “Dapat infonya, tetapi sebelum kami ke sana korban sudah ditemukan semua,” kata Taufan.(*/sumber maklumatnews.com)

Lihat Juga :  23 Tahun Kecelakaan Pesawat Silk Air, Peziarah Datang Setiap Tahun

 

Back to top button