PALEMBANG EMAS

RT/RW Diminta Awasi Pendatang Baru Antisipasi Covid-19

ASSAJIDIN.COM –Pemerintah kota Palembang kini mulai mengawasi para pendatang yang baru saja masuk ke Kota Palembang, terutama apabila pendatang tersebut dari daerah terjangkit. Minimnya laporan resmi para pendatang ini diantisipasi hingga tingkat RT/RW.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19, Ratu Dewa mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada Camat dan Lurah agar memantau orang-orang baru datang di wilayahnya terutama bila berasal dari daerah terjangkit.

“Kita sudah instruksikan agar camat/lurah melaporkan apabila ada pendatang yang masuk,” katanya.

Namun diakuinya, warga atau pendatang yang baru saja tiba dari luar Palembang atau daerah terjangkit yang melapor secara resmi masih sangat minim. Tetapi pemerintah Kota Palembang tak ingin berhenti proaktif mendatangi apabila ada informasi dari warga, RT maupun lurah setempat. Pihak terkait juga untuk memperketat pintu-pintu masuk ke Kota Palembang, terutama kendaraan yang disinyalir dari luar kota.

Lihat Juga :  Enam Tahun Perjalanan Media Islam As SAJIDIN  

“Kito yang pro aktif mendatangi apabila ada informasi dari warga , para RT maupun lurah setempat. Langsung kita tanyai, selain itu fokus lain adalah pengetatannya di pintu-pintu masuk oleh petugas bandara maupun Dishub dan yang terkait lainnya,” jelasnya.

Ratu Dewa berharap, seluruh jajaran pemerintahan daerah, seperti kelurahan dan RT, RW bisa bersinergi menyosialisasikan kebijakan pemerintah pusat, dalam pencegahan Virus Corona ini. Dengan demikian, semua hal yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 bisa dilakukan secara maksimal.

“Saya juga meminta bangun suasana kebersamaan dan kekeluargaan, gotong royong dalam arti membuat masker sendiri sendiri dari dalam rumah, buat alat cuci tangan bersama sama, dan kalua ada Orang Dalam Pengawasan (ODP), warga juga harus peduli ikut mengawasi,” tegasnya.

Lihat Juga :  Melihat Kampung Arab yang Ada di Palembang dengan Arsitektur Bangunan Lebih dari 350 Tahun Usianya

Tidak kalah pentingnya, camat dan lurah harus benar benar memperhatikan warganya yang berpenghasilan rendah untuk melihat langsung kondisinya selama pencegahan Covid -19 ini. Warga juga, harus mematuhi aturan yang dikeluarkan pemerintah, agar tidak berkumpul dalam jumlah massa yang banyak.

“Kalau ada warga kumpul kumpul dan tidak mengindahkan imbauan selama Covid-19 ini, kita akan melakukan pendekatan persuasif, kalau juga tidak mengindahkan kita meminta petugas keamanan untuk turun tangan,” ujarnya. (*/Sumber: maklumatnews.com/Kamayel Ar-Razi)

Tags
Close