POLITIK

IPO Institute Beri Penghargaan Penerima Hasil Survei dengan Tingkat Keterpilihan Tertinggi di Pilkada Sumsel, Ini Nama-namanya

AsSAJIDIN.COM — Bertepat di Angsana Ballroom Beston Palembang, Sabtu malam (14/03/2020) Lembaga Indonesia Public Opinion Institute (IPO Institute) mengadakan acara penghargaan kepada bakal calon kepala daerah yang memiliki tingkat keterpilihan tertinggi (Paling Elektabel) dan mempublikasi hasil rilis survey di tujuh kabupaten di Sumatera Selatan.

Ahmad Muhaimin, M.Si selaku Direktur Eksekutif IPO dalam sambutannya bercerita tentang suka dukanya, ketika awal mempunyai klien calon pejabat yang berdasarkan hasil rilis survey IPO dinyatakan kalah, dan tentu sebagai lembaga survey yang tergolong baru, waktu itu 2012.
Hasil itu tidak bisa dirilis, Padahal hal itu sebenarnya sudah menjadi hak publik dan ternyata hasil rilis KPU memang hampir sama dengan hasil survey IPO.

Lihat Juga :  3 Syarat Terbaru Undang Ustadz Abdul Somad Ceramah, Supaya Kegiatan Lancar

“Survei dilakukan IPO Institute metodenya tidak sama dengan lembaga besar nasional, kami melakukan survei dengan dengan skala kecil. Meskipun skalanya kecil, namun hasilnya hampir sama dengan lembaga survei nasional, dan ini sudah dibuktikan dengan hasil KPU pada Pilkada 2018 yang lalu hanya selisih satu persen,” katanya.

Lanjut Muhaimin, survei yang dilakukan IPO Institute di tujuh kabupaten dengan responden 400, tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 4,9 persen.

“Kami tidak memberikan penghargaan kepada sponsor, karena calon kepala daerah yang mendapatkan penghargaan paling elektabel ini, baru malam ini saya ketemu,” ujar pria yang sering disapa Cak Imin ini.
Berikut nominasi calon kepala daerah yang paling elektabel atau tingkat keterpilihan paling tinggi pilkada serentak 2020 yang diberikan oleh IPO di Provinsi Sumsel diantaranya :

-Muratara : Syarif Hidayat,

Lihat Juga :  Alhamdulillah Ust Alfian Tanjung Bebas

-Musi Rawas : Hendra Gunawan,

-OKU Selatan : Popo Ali,

-OKU Timur : Fery Antoni,

-OKU : Eddy Yusuf,

-PALI : Heri Amalindo

-Ogan Ilir : Noviardi Mawardi Yahya

Kontributor :

Tags
Close