Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Resahkan Masyarakat, Bobol Rumah, Masjid hingga Sekolah, Nasib Tojang Hidupnya tak Selamat

AsSAJIDIN.COM — Hendri alias Tojang (35) pelaku spesialis pencuri rumah, gudang, masjid dan mushola tewas mengenaskan setelah terjadi baku tembak dengan Polisi.

Hendri warga Jalan D.I Panjaitan Plaju Palembang pada Rabu malam lalu mengalami luka tembak dibagian dada akibat peluru anggota Tim Gabungan Hunter Satreskrim Polrestabes Palembang dan Tim Buser Polsek Plaju Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji menjelaskan sebelum melakukan baku tembak bersama polisi pelaku ini pada saat akan ditangkap, Residivis kasus spesialis pencurian rumah tersebut berusaha melawan dan mengacungkan senjata api ke arah polisi.

Lihat Juga :  Cargill Serahkan Bantuan untuk Pencegahan Virus Covid-19 di Sumsel

“Akibat dari situ anggota tidak segan menindak tegas pelaku kejahatan yang meresahkan dan mengancam keselamatan petugas,” ujar Anom saat Press Reales di Bhayangkara Palembang, Kamis (6/2/2020).

Ia menambahkan tersangka ini dinilai sangat meresahkan masyarakat terutama di daerah Plaju dan sekitarnya, tersangka ini dilaporkan 9 warga/laporan yang masuk di Polrestabes Palembang.

Menurutnya tersangka ini juga pun dalam melancarkan aksinya, beraksi sendirian. Tersangka juga kerap membawa senjata tajam dan senjata api setiap melancarkan aksi pencurian.

“Terakhir, beberapa hari lalu, tersangka mencuri sejumlah barang di sebuah sekolah di Plaju, mulai dari jam dinding sampai mesin pompa air disikat tersangka,” jelasnya.

Lihat Juga :  SIM Mati Periode hingga 29 Mei 2020, tak Perlu Bikin Baru, Bisa Diperpanjang Nanti

Lanjut pihaknya mengaku tersangka ini juga sudah banyak keresahan masyarakat dan kepemilikan sajam serta senpi.

“Selain itu Polisi juga menyita barang bukti hasil kejahatan tersangka berupa laptop, jam dinding, obeng, mesin gerinda beserta sebilah sajam dan senpi berisi 3 butir amunisi,” ungkapnya.

Anom mengimbau sekiranya kepada para pelaku kejahatan agar berpikir dua kali sehingga tidak terjadi sampah masyarakat kalau tidak mau seperti almarhum ini.(*/sumber: sibernas/deny w)

Back to top button