SOSOK

Rahasia Sederhana Prof Dr Muhajirin MA, Jadi Guru Besar Tepat di Usia 47 Tahun

ASSAJIDIN.COM – Sidang senat terbuka Univeristas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah mengukuhkan pasangan suami istri, Prof.Dr Muhajirin MA dan Prof.Maya Panorama S.E,M.Si ,Phd sebagai guru besar yang bertempat di Gedung Academic Center,Jumat (24/1/20).

Acara ini dihadiri langsung Rektor UIN Raden Fatah Prof.Muhammad Sirozi, MA, Phd dan ketua senat UIN Raden Fatah Prof. Dr Aflatun Muchtar dan anggota senat.

Prof Dr.Muhajirin Ma sebagai guru besar bidang studi islam Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah. Pria kelahiran Ranau, 25 Januari 1973, 47 tahun lalu ini menyampaikan pidato pengukuhan yang berjudul “Memaknai Teori Tuhan sebagai Hukum Absolut dalam bingkai Al Qur’an dan Hadist.

Dalam penyampaiannya, Muhajirin mengatakan Aquran dan hadist merupakan sumber ajaran islam yang hingga saat ini tidak ada bantahannya. Alqur’-an dan hadist sumber ajaran islam yang utama, tetapi pancaran ilmu penafsiran dari keduanya tentu tidak semuanya bersifat kokoh dan absolut untuk menjadi sebuah teori, karena akan terus berubah dan berkembang.

Lihat Juga :  Innalillahi Wainna Ilaihirojiun, Ashraf Sinclair, Suami BCL, Meninggal Dunia

Ditanya mengenai kiatnya dalam dunia pendidikan, pemilik Moba Latansa ini mengatakan bahwa setiap orang bisa mencapai apa yang diinginkan, dengan memiliki kemampuan yang sama tinggal bagaimana individu tersebut dalam mengatur waktunya dengan baik.
“Setiap orang memiliki otak dan kemampuan yang sama, tinggal bagaimana waktu tersebut bisa diatur dengan baik dan diisi dengan hal hal yang bermanfaat,” ujarnya ketika ditemui usai acara pada Jumat (24/1).

Ditambahkannya untuk seseorang jika ingin mencapai pencapaian tertinggi harus mengorbankan waktu termasuk waktu tidur serta harus gigih.

“Menjadi orang sukses harus rela begadang, biasanya tidur jam 10 malam ketika ada pekerjaan yang harus diselesaikan harus tidak tidur sampai subuh dan pekerjaan haruslah dikerjakan dengan gigih “ tambahnya.

Lihat Juga :  Adinda, Si Kalem yang Dipercaya Membawa Baki Sang Saka Merah Putih

Disinggung mengenai motivasinya hingga saat ini ia mengatakan bahwa pencapaian saat ini merupakan bagian dari tugasnya sebagai dosen sekaligus orangtua.

“Pencapaian saat ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai dosen yang harus memberikan contoh bagi mahasiswanya dan anak-anak kami” katanya.

Sementara itu Rektor UIN Raden Fatah, Prof.Muhammad Sirozi mengatakan dengan adanya pengukuhan ini semoga menjadi inspirasi serta semangat bagi dosen-dosen lain di lingkungan UIN Raden Fatah. (*)

Kontributor : Lili/mahasiswi magang

Tags
Close