PENDIDIKAN

Perpanjang Libur Tanpa Alasan, Siswa Terancam Dikeluarkan

AsSAJIDIN.COM — Pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang meminta sekolah bertindak tegas mengenai kedisiplinan waktu libur. Bahkan Dinas Pendidikan menyebut siswa bisa terancam dikeluarkan jika siswa memperpanjang waktu libur tanpa alasan.

Hal ini sejalan dengan libur panjang siswa-siswi usai penerimaan raport semester ganjil dari 21 Desember 2019 hingga 5 Januari 2019.

“Jika sudah diberi surat peringatan ke wali murid tak dihiraukan, kita keluarkan anak itu,”tegas Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Palembang, Bahrin SPd MM, Senin (23/12/2019).

Ia menambahkan bahwa pada tanggal 6 Januari 2019 bagi siswa dan guru semua Sekolah Dasar (SD) masuk kembali. Sehingga waktu libur sesuai ketetapan hanya dua minggu.

“Sehari sampai tiga hari tak masuk tanpa alasan, sekolah berikan surat peringatan ke wali murid. Jika masih tak masuk tanpa alasan baru keluarkan,”jelasnya.

Terkait waktu libur, Bahrin mewanti-wanti soal studi banding dan sejenisnya. Pasalnya, jangan sampai pihak sekolah mewajibkan siswa untuk ikut studi banding. Sehingga memberatkan wali murid.

Lihat Juga :  BEM-PTAI se-Indonesia Evaluasi 4 Tahun Kinerja Jokowi-JK

“Kecuali studi banding itu dibolehkan andaikan sudah ada musyawarah antara komite dan wali murid, kalau sekolah yang mengajak, kami larang,”tegasnya.

Menurut Bahrin, jangan sampai sekolah membuat kebijakan atau kegiatan yang membebankan wali murid. “Apalagi sampai mewajibkan, saya akan tindak tegas sekolah itu,”pungkasnya. (*/sumber: sibernas/Sugi)

Tags
Close