Kufur Nikmat, ini Sebagian Kecil Peringatan Allah Tertulis di Dalam Alquran

AsSAJIDIN.COM — Auzubillahiminassyaitoonirrojiim. Bismillahirrahmanirrahiim. Manusia tempatnya lalai, lupa dan salah. Begitu gampang hati terbolak-balik. Kadang beriman, tapi tiba-tiba lalai. Kadang rajin, lalu malas-malasan. Kadang bersyukur, tapi lebih sering mengeluh, kufur nikmat.
Alquran sebagai pedoman hidup manusia, diturunkan Allah melalui nabi Muhammad sudah sangat detil memberikan solusi dan jalan keluar. Namun bila solusi dan jalan keluar itu tidak dijalankan, Allah SWT pun sudah menginformasikan peringatan-peringatan-Nya.
Berikut beberapa ayat Alquran tentang peringatan bagi manusia bila kufur nikmat.
QS.Ibarhim (14): 7
Nabi Ibrahim (‘Ibrāhīm):7 – Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.
Selama ini, bila ada ujian seseorang itu sabar..Malah ketika diberi nikmat justru kufur
Kenapa kufur nikmat?
Karena LUPA, akibat diperdaya syetan.
QS. (Al-‘An`ām(6):68 – Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).
Mereka yang tidak bersyukur, karena LUPA, maka Allah cabut Nikmat Nya.
QS. (Al-Baqarah(2):35
– Dan Kami berfirman: “Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.
QS (Al-Baqarah(2):36 –
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan”.
Diuji dengan kemiskinan cenderung orang-orang tabah dan sabar. Tetapi, diuji dengan Kenikmatan Maka mereka lupa dan kufur, tidak ingat atas nikmat itu, maka Allah azab mereka.
Ujian-ujian yang bagaimana yang dapat menjadikan manusia kufur nikmat?
Ujian – ujian itu adalah, KESENANGAN, KEKAYAAN, KECERDASAN HINGGA KEMAMPUAN YG HEBAT.
QS.(Al-Jāthiyah(45):23 – Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
Itulah sesungguhnya yang akan diganjar Allah..yaitu Disesatkan Allah mereka karena lupa kepada nikmat Allah. (*/sumber: disarikan dari pemateri Paham Qurani Beni Subandri SPdI)
