Uncategorized

Musim Hujan, Hilang Asap, Siap-siap Banjir, Inilah Penyebabnya

ASSAJIDIN.COM –Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Palembang memprediksi musim penghujan akan berlangsung pada akhir November ini. Insyaallah, datangnya musim hujan mengatasi asap yang dalam 3 bulan terakhir melanda Palembang.

Genangan dan banjir saat intensitas hujan tinggi diyakini Pemerintah Kota Palembang akan diatasi dengan selesainya pembangunan kolam retensi Sungai Bendung. Namun kondisi ini hanya sebagian saja karena secara umum jumlah retensi belum ideal utuk atasi banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Palembang, Akhmad Bastari Yusak mengatakan, mengatasi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas PU  pengerjaan proyek kolam retensi di dua titik.

“Sebelumnya yang terbaru membangun kolam retensi Brimob di Demang Lebar Daun, kemudian Desember ini akan selesai pengerjaan kolam retensi Sungai Bendung yang masuk dalam proyek pompanisasi,” katanya, Rabu (13/11/2019).

Lihat Juga :  Banjir Bengkulu, Warga Butuh Bantuan, Rumah Zakat langsung Turun Tangan

Bastari mengatakan, saat ini Palembang sudah memiliki 28 kolam retensi yang ada di tiap kecamatan. Namun, jumlah ini belum kategori ideal. Sebab, untuk Pembangunan beberapa terkendala pembebasan lahan. “Palembang butuh 77 kolam retensi. Dengan yang telah ada, maka kita tambah lagi dua untuk tahun ini,” katanya.

Kolam retensi berfungsi untuk mengatasi banjir karena kolam retensi akan menampung air dari saluran drainase setiap musim hujan. Masih minimnya jumlah kolam retensi yang dimiliki lantaran sulitnya pembebasan lahan karena kolam retensi butuh lahan yang luas.

“Sedang dalam perencanaan untuk kolam retensi kedepannya Lambidaro, Alang-Alang Lebar dan Soekarno Hatta, dalam tahap pengusulan dan pembahasan,” jelasnya.

Kasi Informasi dan Data BMKG Palembang, Nandang mengatakan, berdasarkan prakiraan awal musim hujan yang telah dirilis bulan Agustus 2019, secara umum prakiraan awal musim hujan di Provinsi Sumatera Selatan berada di Oktober Dasarian 3 sampai dengan November Dasarian 2 tahun 2019.

Lihat Juga :  Hafiz Ganteng AS Kunjungi Indonesia, Tebar Ilmu Alquran

“Saat ini hujan ada hanya sesekali, berdasarkan prediksi akan terjadi di akhir November itu,” katanya.

Berdasarkan pengamatan panjang musim kemarau hingga Dasarian Ke 3 Bulan Oktober 2019. Panjang
musim kemarau tahun 2019 di wilayah Sumatera Selatan tercatat ada beberapa wilayah zona musim yang telah melebihi panjang musim kemarau terhadap Normal nya (rata-rata 30 tahun terakhir).

Seperti wilayah Palembang, Banyuasin, OKI, Muba, Sebagian Pali, Ogan Ilir, sebagian Kab. Muara Enim, Prabumulih, OKU, sebagian OKU Timur, Sebagian Empat Lawang dan sebagian Lahat.  (*/Sumber:maklumatnewsmcom/Kamayel Ar-Razi)

Tags
Close