NASIONAL

MUI Sumsel Setuju Imbauan Pejabat tak Gunakan Salam Pembuka Semua Agama

AsSAJIDIN.COM — Dalam sebuah acara, seringkali pejabat atau petinggi lainnya yang mayoritas muslim menyampaikan salam dalam 5 agama. Atas dasar itu MUI Jawa Timur mengeluarkan surat imbauan untuk para pejabat agar tidak menggunakan salam pembuka semua agama saat sambutan resmi. MUI pusat juga sudah menyambut baik dengan adanya imbauan tersebut.

Hal senada dengan MUI Pusat juga dikeluarkan oleh Ketua MUI Sumsel Prof Dr Aflatun Muchtar, ia mengungkapkan pihaknya setuju dengan imbauan tersebut ketika pejabat terutama, mengucapkan salam di sebuah acara cukup salam agama masing-masing. “Menurut saya dalam sebuah acara menyampaikan salam cukup satu saja agar menjaga sakralitas masing-masing agama. Misalnya, Assalamualaikum Wr Wb dan ditambahkan Salam Sejahtera untuk kita semua,” terang Aflatun, Senin (11/11/2019).

Lihat Juga :  Muslimah, ini Lima Kosmetik Halal yang Telah Disertifikasi MUI

Alasan ia menyetujui imbauan itu adalah menjaga sakralitas masing-masing agama yang berkaitan dengan aqidah, dan tidak membebani yang mengucapkan untuk menyampaikan hal tersebut. “Ini bagus sekali cukup Assalamualaikum Wr Wb dan Salam Sejahtera , saya rasa alasan ini rasional,” kata dia.

Ia menilai agama lain tidak akan merasa kecil hati jika imbauan tersebut diterapkan dalam sebuah acara.

Mantan Rektor UIN Raden Fatah ini juga menegaskan sifatnya yang masih imbauan juga tidak menjadikan ini diwajibkan, kecuali sudah jadi fatwa baru umat muslim harus mengikutinya. “Secara rasional cara ini efektif dan tidak membuat non muslim kecewa, jika pun mereka ingin menyampaikan salam silahkan dengan cara mereka juga atau ditambahkan salam sejahtera,” ujarnya (*/sumber: sibernas/MN)

Tags
Close