NASIONAL

Astaghfirullah!! Pria di Garut Ditangkap karena Membuat Aplikasi Games tentang Nabi Muhammad, MUI-Muhammadiyah pun Bereaksi

AsSAJIDIN.COM – Lelaki berinisial IG (38 tahun) ditangkap polisi lantaran diduga membuat aplikasi permainan tentang Nabi Muhammad SAW. Pria tersebut merupakan warga Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Ia ditangkap polisi pada Sabtu (9/11) lalu.

Ketua Rukun Warga (RW) setempat, Hilal Judin (44) membenarkan salah seorang warganya telah ditangkap polisi. Ia mengatakan, IG ditangkap ketika sedang berada di rumah mertuanya yang masih berada di satu desa dengan rumahnya.

“Saya dapat telepon dari salah seorang anggota Polres Garut agar datang ke tempat yang disebutkan yaitu rumah IG. Saya tidak tahu jelas persoalannya apa, tapi saya datang saja,” kata dia, Senin (11/11).

Selang beberapa saat, atau sekitar pukul 20.30 WIB, IG bersama sejumlah anggota kepolisian datang ke rumahnya. Polisi langsung menggeledah rumah tersebut.

Lihat Juga :  Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Istri dan Dua Anak Aa Jimmy Juga Dipanggil Menghadap Khalik, Anak Bungsu Berusia 2 Bulan Selamat

Ia mengungkapkan bahwa proses penggeledahan dilakukan sampai pukul 23.00 WIB. Dari rumah itu, polisi membawa sejumlah barang dari dalam rumah seperti telepong genggam, laptop, buku, dan lainnya.

Menurut informasi yang diterimanya, IG ditangkap karena diduga membuat aplikasi permainan tentang Nabi Muhammad. “Sebelum melakukan penggeledahan IG dibawa dari rumah mertuanya. Karena memang yang orang sini itu istrinya. Kalau IG ini aslinya orang Ciwalen,” kata dia.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengatakan pada dasarnya membuat aplikasi permainan diperbolehkan sementaraitu tidak merusak dan melanggar ketentuan agama.

Akan tetapi, jika permainan tersebut memuat gambar Nabi Muhammad, tentu hal itu akan menimbulkan keresahan. Apalagi, dalam hukum Islam tidak diperbolehkan untuk melukis atau menggambar sosok Nabi SAW.

Lihat Juga :  Parpol Islam Harus Peduli dan Memperjuangkan Kemajuan Umat Islam

“Kalau ada tolong dihindari karena hal itu nanti pasti akan menimbulkan masalah dan keresahan. Kebanyakan ulama menyatakan hukum melukis Nabi itu adalah haram,” kata Anwar, melalui pesan elektronik kepada Republika.co.id, Selasa (12/11).

Karena itulah, Sekjen MUI ini meminta agar pembuatan aplikasi permainan itu dihentikan dan ditarik dari peredaran. Sementara itu, sebelumnya MUI Kabupaten Garut meminta warganya agar tidak terpancing dengan adanya warga di sana yang membuat aplikasi permainan tentang Nabi Muhammad. Warga diminta mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian. (*/sumber: republika)

Tags
Close