Uncategorized

Lestarikan Olahraga Rasulullah, akan Digelar Sriwijaya Archery Festival 2019, Yuk Daftar

AsSAJIDIN.COM – Untuk pertama kalinya di Sumatera Selatan akan diadakan turnamen seni memanah tradisional, tingkat nasional yang diberi nama Sriwijaya Archery Festival 2019.

“Sriwijaya Archery Festival 2019 akan diadakan 22 Desember di Stadion Kamboja Palembang,” kata Ketua Pelaksana dan Ketua Baja Archery Squad Beni Artando, Senin (30/9/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, turnamen seni memanah tradisional ini bisa diikuti semua kalangan. Nantinya akan ada tiga kategori yaitu kategori anak-anak, dewasa dan perempuan.

“Bagi yang ingin mendaftar bisa menghubungi saudara Henki 0857 66683767 atau langsung ke sekretariat Baja Achery Squad di Jalan Sutan Syahrir, nomor 147 A5 Ilir Timur II Palembang,” bebernya.

Beni menjelaskan, untuk memperkenalkan lebih luas kemasyarakat umum maka beberapa waktu lalu telah di launching Baja Archer Squad, Sriwijaya Archery Festival 2019 dan Kopi Baja.

Baja Archery Squad ini sudah terbentuk hampir 3 bulan. Jadi Sriwijaya Archery Festival 2019 ini diadakan juga dalam rangka mensyiarkan olahraga sunnah kepada seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya kota Palembang.

Lihat Juga :  HAKIKAT PERNIKAHAN

“Selain itu kita juga ingin memperkenalkan kepada peserta yang hadir dari berbagai kota yang ada di Indonesia, bahwa banyak wisata religi yang ada di kota Palembang,” ungkapnya.

Menurutnya, Baja Archery Squad ini merupakan klub komunitas panahan dengan anggota puluhan orang, baik pria maupun wanita. Yang ingin bergabung boleh semua kalangan khususnya muslim asal ada niat belajar memanah.

Yang tergabung di Baja Archery Squad ini juga dari berbagai profesi ada yang pengacara, dokter pedagang, kreator, desain dan lain-lain. Sedangkan untuk latihannya diadakan rutin setiap Minggu dari siang sampai sore di Jalan Noerdin Panji, Lorong Langgar.

“Memanah merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Maka dengan olahraga memanah ini bisa olahraga sekaligus beribadah,” cetusnya.

Lihat Juga :  Suami Terbaik, Suami yang Selalu Membantu Istri di Rumah

Sementara itu terkait Kopi Baja merupakan hasil dari anggota Komunitas Baja. Kopi Baja memiliki tag line kopinya para jawara.

Kopi baja ini merupakan kopi bubuk asli yang diolah dan dikemas oleh tanaga ahli yang profesional, dengan cita rasa dari tanaman kopi jenis robusta dan aromanya muncul sangat kuat ketika diseduh.

Salah satu wanita yang turut ikut oahraga memanah tradisional yaitu Dina Tanjung yang juga sebagai Ketua Divisi Keanggotaan di Baja Archery Squad mengatakan, bahwa ia ikut olahraga memanah ini karena olahraga yang di sunnah kan Nabi Muhammad SAW.

“Kita mencintai Nabi, maka kita juga mencintai sunnah nya. Untuk belajar memanah ini awalnya memang agak sulit. Namun lama-lama akan terbiasa. Dengan bergabung disini juga bisa mempererat ukhuwah sesama anggota Baja dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.(*/sumber:tribunsumsel.com)

Back to top button