HAJI & UMROH

Di Negara ini, Antrean Haji Sampai 121 Tahun!

ASSAJIDIN.COM —┬áSulit dipercaya memang, antrean haji itu bisa dibilang melebihi rata-rata usia manusia. Tapi ini nyata!

Daftar tunggu haji Indonesia memang belasan, bahkan pulutan tahun. Namun percayalah, antrean itu tidak lama bila dibandingkan di Malaysia.

Di negeri jiran itu, masa tunggu haji lebih dari seratus tahun. Lebih dari seabad!

” 121 tahun masa tunggu haji di Malaysia,” kata Ketua Rombongan Tabung Haji Malaysia, Dato’ Sri Syed Saleh Bin Syed Abdul Rahmad, saat menerima kunjungan Misi Haji Indonesia di Mekah, dikutip dari laman kemenag.go.id.

Sukar dipercaya memang, antrean haji itu bisa dibilang melebihi rata-rata usia manusia. Dato’ Syed Saleh mengatakan saat ini jumlah calon jemaah yang sudah mendaftar haji melalui Tabung Haji Malaysia sudah mencapai 2,5 juta orang.

Lihat Juga :  4.037 Jamaah Debarkasi Palembang Telah Kembali ke Tanah Air

Angka itu jelas besar apabila dibandingkan dengan kuota haji Malaysia dari pemerintah Arab Saudi yang hanya 30.200 jemaah pertahun. Sebanyak 80 persennya digunakan untuk haji reguler, sedangkan 20 persen diserahkan kepada swasta untuk paket haji plus.

” Kadang kita dimarah juga (sama calon jemaah) setelah tahun 121 tahun (antrean). ‘Nanti nak tanggung di akherat siapa?’,” ujar Dato’ Syed Saleh.

Mendaftar Sistem pendaftaran haji reguler di Malaysia memang dikelola satu pintu oleh lembaga Tabung Haji Malaysia. Sebuah lembaga yang berada langsung di bawah Perdana Menteri.

Setiap jemaah yang akan berhaji membuka account dan mendaftar di Tabung Haji, serta menyerahkan uang muka pendaftaran 1.300 Ringgit, atau setara Rp4,4 juta. Setelah membayar uang muka, jemaah akan mengetahui kapan keberangkatannya.

Lihat Juga :  Musim Haji, Suhu Mekah Diprediksi 53 Derajat, Calon Jemaah Haji Diminta Siapkan ini

Karena antrean haji sudah lebih seratus tahun, Tabung Haji Malaysia memberlakukan larangan bagi yang sudah pernah berhaji untuk mendaftar kembali haji melalui Tabung Haji.

“Dulu nunggu dulu lima tahun (baru boleh berhaji lagi), sekarang sudah tak boleh lagi,” tegasnya.

Menurut Dato’ Syed, untuk jemaah haji Malaysia yang berangkat tahun 2019 sudah mendaftar 12 tahun sebelumnya, yakni pada periode tahun 2007-2008. Setelah periode itu, pendaftaran haji melonjak hingga masa antreannya mencapai 121 tahun.(*/sumber: dream)

Tags
Close