NASIONAL

Melihat Semangat Anggota Paskibra Latihan, Bawa Baki Isi Batubata Setiap Hari

AsSAJIDIN.COM —┬áPasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Palembang yang akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang saat ini sedang menjalani pelatihan di halaman Griya Agung, Senin (5/8/2019).
Siang itu saat matahari bersinar sangat terik, puluhan siswa dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sumatera Selatan (Sumsel) yang masuk menjadi anggota Paskibraka, berlatih dengan giat di Griya Agung. Terdengar suara lantang pelatih dari TNI dan Polri yang memberi aba-aba bahkan motivasi agar pasukan pengibar bendera ini nantinya tidak mengecewakan.
Meski tak terhitung peluh yang bercucur, nampak para anggota Paskibrakan tetap semangat. Pelatihan dimulai dari pukul 06.00 – 15.00. Mulai dari pelatihan fisik, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Perturan Penghormatan (PPM) dan bahkan pelatihan membawa baki bendera khusus pasukan putri.
Wakil Ketua Koordinator Paskibraka Sumsel Hunce J Hamzah mengatakan, 50 peserta terdiri dari 25 pasukan pengibar bendera pagi dan 25 pasukan pengibar bendera sore ini sudah masuk karantina sejak 31 Juli hingga 17 Agustus di Wisma Atlet Jakabaring.
Tidak semudah yang dibayangkan, para pelajar ini harus memiliki fisik dan mental yang kuat untuk tergabung dalam moment penting negeri ini. Untuk pasukan putri dilatih membawa baki dengan diisi dua batu bata. Hal ini untuk melihat siapa yang terbaik untuk membawa bendera ke hadapan pembina upacara.
“Semua pasukan putri dilatih, kita akan lihat siapa yang terbaik dari sisi mental dan fisik. Sebab, baki berisi bendera ini seberat setengah kilogram dengan rute yang dilalui cukup panjang,” katanya.
Pembawa baki bendera ini selain harus good looking juga memiliki IQ yang bagus. Sehingga menjelang saat pengibaran pun yang bertugas membawa baki bisa diganti.
“Saat pembina meletakkan bendera, pembawa baki harus mempunyai insting yang kuat, sehingga bendera yang dikibarkan nantinya berkibar dengan sempurna,” katanya. Dalam latihan ini juga ada pemulihan untuk menjadi Komandan Paskibraka, pemilihan pria di tiang bendera dan lainnya.
Setelah latihan, sekitar pukul 16.00 para peserta ini mulai istirahat. Di lokasi latihan diberikan snack berupa makan sehat. “Sehari mereka harus memenuhi asupan 4500 kali, semua kita sediakan yang sehat dan sekitar 3 sampai 4 hari sekali mereka diberi vitamin dari dokter agar fisik tetap fit,” katanya.
Akhir November pasukan paskibraka ini akan diajak kunjungan ke Semarang untuk mengunjungi Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil) AD di Magelang. “Ini untuk memberikan wawasan kepada pasukan Paskibraka ini,” ujarnya.
Salah satu peserta Paskibraka Sumsel Febi Tri Darma asal SMA Negeri 1 Tanah Abang PALI ini tidak menyangka bisa lolos masuk ke dalam pasukan pengibar tingkat Sumsel. Selain mendapatkan dukungan dari orang tua, ia juga menyiapkan kondisi fisik yang kuat.
“Saya tidak menyangka akan lolos, saya sangat bangga dan memaksimalkan latihan ini lebih baik lagi,” ujar gadis dengan tinggi 167 cm. (*)
Penulis: Kamayel Ar-Razi
Tags

Berita Terkait

Close