SMAIT Al Furqon Siapkan Atlet Karate Berkarakter “ Bertahan Dalam Menyerang”
Libatkanlah Allah SWT Dalam Setiap Urusan..!

AsSajidin.com, Palembang— Sejak memasuki awal Oktober 2022 ini, Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Al Furqon Palembang telah menyiapkan beberapa siswa yang diprioritaskan mengikuti even olahraga khususnya di bidang Karate. Hal ini disampaikan Pembina Ekskul Karate SMA IT Al Furqo, Bunda Sari Ayu S.Psi, dalam keterangan tertulisnya bersama AsSajidin, Senin (24/10/2022).
Ia mengatakan, SMA IT Al Furqon sangat mendororong siswa untuk terus meningkatkan kemampuan fisik dan teknik nya agar mampu bersaing dengan peserta lainnya dari berbagai daerah jika perhelatan event olahraga yang mengutamakan kekuatan fisik tersebut digelar.
“ Jadi pada intinya, kami ingin para siswa dapat memanfaatkan setiap peluang agar mampu berpestasi. Meskipun hal itu tidaklah mudah, namun kami menekankan pada setiap anak didik agar selalu melibatkan Allah SWT dalam setiap urusan. Termasuk seni berolahraga,” ucapnya.
Kepada AsSajidin, Farhan salah seorang siswa yang telah memiliki pengalaman di berbagai lomba dan mendapatkan medali emas, memberikan tips nya kepada rekan-rekan siswa lainnya di SMAIT Al Furqon.
Menurut Farhan, ada beberapa tips yang harus dimiliki setiap orang yaitu
- Peserta harus percaya diri saat berlatih
Saat berlatih, fokuslah pada pukulan dan tendangan. Latih semua yang telah pelajari sebanyak mungkin, sehingga saat kita harus bertarung, kita tidak perlu berpikir lagi, lakukan saja. Gunakan boneka latihan saat setelah latihan. Saat memukul, tetap santai sampai sesaat sebelum kita mengenai sasaran. Bruce Lee berkata, “Bersantai sangat penting untuk pukulan yang lebih cepat dan bertenaga. Biarkan pukulan pertama keluar dengan santai dan mudah; jangan dikeraskan atau mengepal tangan. Semua pukulan harusnya berakhir dengan sentakan beberapa inci dibelakang sasarannya. - Kedua, jangan pernah meremehkan ataupun terlalu membesarkan lawan Anda. Semakin Anda yakin bisa mengalahkan/dikalahkan lawan. semakin kecil/besar kemungkinan itu akan trjadi. kita bisa mencoba meditasi diawal latihan. Dengan demikian, pikiran Anda akan lebih jelas dan siap untuk latihan,
- Ketiga, saat menyerang – carilah kelemahan dan kelebihan lawan Anda. Buat lawan Anda merasa untung dengan melakukan gerakan yang menipu sehingga mereka melakukan gerakan bertahan, kemudian serang mereka dengan kekuatan penuh.
“ Tehnik ini disebut juga, kekuatan bertahan dalam menyerang ,” ujarnya.
Sebelumnya , Ustadz Mahyudi Kepala SMAIT Al Furqon dalam beberapa kesempatan mengatakan, pihaknya selalu berpesan agar setiap anak didik untuk mengikutsertakan Allah SWT dalam setiap urusan.
“ Kami selalu mengingatkan anak-anak agar selalu melibatkan Allah SWT, sebab sesulit apa pun yang kita lakukan , seberat apapun yang kita kerjakan maka akan terasa ringan bila kita bersama dengan Allah SWT. Maka dari itu, ingatlah selalu pada Allah SWT dalam menjalani semua proses kehidupan. Begitu juga dengan kami para pendidik ini, manalah mungkin kami bisa memperoleh prestasi-prestasi demi prestasi baik untuk individu maupun sekolah tanpa campur tanga dariNya, “ tuturnya.
