Ditreskrimum Polda Jatim Datang Ke Palembang untuk Lakukan Otopsi Santri Gontor yang Meninggal Diduga Dianiaya
AsSAJIDIN.COM — Penyelidikan dan penyidikan kasus meninggalnya santri Pondok Pesantren Gontor terus dilakukan. kedua orang tua almarhum AM, Rusdi dan Siti Soimah akhirnya mengizinkan makam putranya dibongkar guna dilakukan otopsi.
Datang ke kantor hukum Advokat Titis Rachmawati di Jl Kapten A Rivai penyidik Polda Jatim dan Polres Ponorogo dipimpin Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Hendra Eko Triyulianto dan bertemu keduanya Rabu siang (7/8).
Kuasa Hukum Siti Soimah, Titis Rachmawati SH MH CLA membenarkan adanya kedatangan Ditreskrimum Polda Jatim di kantornya.
“Tadi dari Polda Jatim datang menemui kedua orangtua almarhum. kedua orang tua korban telah menyetujui untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah anaknya. Direncanakan besok pagi dimulai pukul 09.00 WIB otopsi akan dilaksanakan di TPU Sei Selayur Kalidoni,” sebut Titis.
Selain meminta izin untuk dilakukan otopsi, kedatangan tim penyidik yang berjumlah tujuh orang tersebut juga melakukan BAP terhadap kedua orang tua korban.
BAP sendiri sempat dihentikan karena penyidik harus pergi sebentar guna berkoordinasi dengan Polsek Kalidoni untuk persiapan pembongkaran makam sekaligus pelaksanaan otopsi besok pagi.
Sementara itu, penyidik Polda Jatim dan Polres Ponorogo yang coba dimintai komentarnya memilih bungkam.
“Maaf BAP belum selesai nanti akan kami lanjutkan kembali,” elak salah seorang penyidik yang langsung masuk ke dalam mobil. (yola)
