POLITIK

Ahmad Iskandar LC, Seorang Dai, Dosen dan Pengusaha Ikut Nyaleg: ini Panggilan Hati

AsSAJIDIN.COM – Dengan profesi yang sekarang sebagai Dai, Dosen, dan Pengusaha semua itu tak luput dari pendidikan yang selama ini telah ditempuhnya hingga mampu menembus pendidikan sampai keluar Negeri.

H. Ahmad Iskandar Zulkarnanen, LC., M. Ag kelahiran Tirta Kencana, 11 Januari 1989 ini lahir dari pasangan H. Abdul Khalid Saude dan Hj. Nuriya Paggo. Dari kecil hingga besar di daerah pedalaman terlihat sekali bahwa Ahmad seseorang yang benar-benar tekun dalam menuntut ilmu, ketika pagi Ahmad bersekolah di SDN 3 Makarti Jaya kemudian siang dilanjutkan sekolah Agama , SMP MTs DDI Makarti Jaya, SMA di MA Al-Ittifaqiah Indralaya dengan mengambil jurusan Madrasah Aliyah Keagamaan sekaligus menghafal Al-Quran selama 3 tahun disana.

Setelah lulus SMA, suami dari Masayu Fauzia Zaini Husin S.PdI. M.Pd ini mendapatkan beasiswa yang kala itu masih berstatus IAIN Raden Fatah Palembang selama 8 semester dan mendapatkan beasiswa lanjutan selama 2 semester dengan mengambil jurusan Hadist dan Ilmu Hadist, Fakultas Ushuluddin di Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir dan lulus pada tahun 2012.

Kembalinya ke Indonesia, anak ke enam dari tujuh bersaudara ini mulai berdakwah dan mengajar di beberapa tempat termasuk di MA Al-Ittifaqiah mengajar Bahasa Arab. Melanjutkan S2 di UIN RF Palembang dengan mengambil jurusan Ilmu Al-Qur’an Tafsir. Kelulusan S2 nya menjadikan Ahmad seorang Dosen yakni Dosen LB UIN RF Palembang dan Dosen tetap di Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Al-Ittifaqiah Indralaya Palembang.

Lihat Juga :  Musim Nyapres dan Panasnya Dunia Politik, Yuk Bersatu dalam Perbedaan

Dengan bekal pendidikan yang pernah Ahmad tempuh di Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir bersama dengan TIM membuat Konsultan Pendidikan yang memberikan konsultasi serta bimbingan yang berfokus kepada Alerisasi Pendidikan bagi siswa yang ingin melanjutkan kuliah di negara-negara Islam seperti Mesir, Yaman, Saudi Arabia, Sudan.

Ahmad juga Ketua Yayasan Pendidikan Islam PENA KITA SAKATIGA dan anggota MASPUROH.
Seorang pengusaha muda juga dapat disematkan kepada pria berumur 30 tahun ini, sebagai Direktur PT. ANNUR MAARIF Tour&Travel penyelenggara Travel Umroh. “Kami hadir memberikan solusi di tengah-tengah ketidak percayaan masyakarakat kecil yang ingin umroh dan sejauh ini dengan usaha yang maksimal, alhamudlillah Travel kami pun berkembang dengan pesat dan keberangkatan jamaah selalu puas dan bangga dengan pelayanan kami, mudah-mudahan ini menjadi ladang pahala bagi kami ”.

Ahmad juga terlibat langsung sebagai Pembimbing KBIH ASSOFA Palembang.
Bicara soal kegagalan dalam usaha Tour&Travel umrohnya Ahmad berujar ”sejauh ini tidak pernah dan mudah-mudahan tidak akan pernah terjadi karena fokus kami bukan untuk multibisnis namun kepada bimbingan ibadah”.

Lihat Juga :  PAD Palembang Ditargetkan Naik Rp 500 Miliar

Tidak sampai disitu saja, ayah dua orang anak ini juga aktif di dunia politik bahkan Ahmad mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Kota Palembang Dapil 1 (Bukit Kecil – Ilir Barat 1 – Ilir Barat 2 – Gandus) dengan nomor urut 07 dari partai PAN dengan berslogankan “MENGABDI DEMI ISLAH NEGERI” dalam periode (2019-2024). Ahmad mengutarakan semuanya karena panggilan hati “Ketika melihat oknum-oknum perda yang tidak memihak masyarakat, ketika kebijakan kebijakan dibuat tidak memperhatikan kemaslahatan masyarakat dan jauh dari nilai pembangunan mental spiritual anak bangsa. Pendidikan lebih melihat angka dan piala tanpa peduli kepada nilai hati dan kemuliaan jiwa. Saya terpanggil untuk membenahi ini”.

Mencari suara, sosialisasi, memang lelah dan butuh pengorbanan tapi jauh lebih lelah saat melihat kezholiman dan kemaksiatan menjadi tontonan, mulai dari kebijakan hingga penyakit masyarakat seperti prostitusi, minuman keras dan lain-lain. Inilah tekadnya agar bisa masuk di lembaga legislatif. “Kalau kita diam saja, apa jadinya akan menyebar dan Naudzu billah, mengundang Adzab Allah”” demikian Ahmad. (*)

Kiriman Tulisan: Mardalena

Tags
Close