BERITA TERKINI

Pembunuh Keji Mahasiswi UIN Raden Fatah Ditangkap, Residivis Pernah Dipenjara 14 Tahun Kasus yang Sama

MUARAENIM, AsSAJIDIN.COM — Pelaku perampokan, pemerkosa dan pembunuh Fatmi Rohanayanti, mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah warga Desa Menanti Kecamatan Kelekar Kabupaten Muaraenim akhirnya diringkus.

Pelaku diketahui bernama Sairun (40) merupakan warga Desa Suban Baru Kecamatan Kelekar Kabupaten Muaraenim.

Sairun ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Muaraenim, Polsek Gelumbang dan Polsek Lembak, Jumat (1/2/2019).

Residivis kasus pembunuhan dan pemerkosaan itu diamankan petugas sejak pagi dan dilakukan pemeriksaan di polsek Gelumbang. Sairun divonis 14 tahun penjara kasus yang sam, tapi ternyata tak membuatnya jera.

Anak yang Penurut danĀ  Berbakti

Kepergian Fatmi Rohanayanti (20) warga Dusun IV Desa Menanti Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim, membuat sedih warga sekampung.

Lihat Juga :  Demi Jalankan Syariat Agama, Mahasiswi Bidik Misi ini Mantap Tinggalkan Voli

Dikutip dari Tribunsumsel.com di rumah duka warga satu kampung desa Menanti kumpul berduka di kediaman korban. Warga yang dibincangi mengungkapkan apa yang menimpa korban sangat keji.

Sementara Rianto, paman korban, Fatmi atau disapa akrab Mimi merupakan pribadi pendiam dan jarang keluar rumah ketika mudik dan libur.

“Dia itu lugu, pendiam dan anak berbudi ke orang tua. Bahkan tidak seperti pemudi lain yang jalan-jalan kalau ke sore atau kumpul,” ujarnya.

Rianto mengatakan, pagi sebelum kejadian Mimi mengantar ibunya Hiri dan ayahnya Umar ke kebun karet lalu ikut sang ibu menyadap karet namun kemudian pulang lebih awal karena akan menyiapkan makan.

“Tapi ketika ibunya pulang melihat rumah masih dalam keadaan terkunci, lalu Hiro menanyakan ke tetangga depan rumah tapi mereka menjawab belum pulang,” ungkapnya.

Lihat Juga :  KKN Mahasiswa UIN Raden Fatah Berbasis Masjid

Rianto menuturkan, setelah itu ibu korban bersama tetangga mencari namun hingga pukul 12.00 tidak juga ditemukan. “Mereka mencari ke kebun dan rumah tetangga serta teman-temannya tapi tidak juga ada,” katanya.

Rianto menjelaskan, korban di palembang kost di wilayah Pahlawan namun tidak tahu pasti dimana lokasinya. “Jelasnya tiap pulang libur kuliah dia lebih banyak di rumah, keluar rumah paling antar orang tua ke kebun dan menyapu halaman rumah,” jelasnya.(*/sumber:tribunsumsel.com)

Tags
Close