BERITA TERKINISUMSEL MAJU

Tunjukkan KTP, Masyarakat Tetap Bisa Berobat Gratis per 1 Januari 2019

PALEMBANG, AsSAJIDIN.COM — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Wakil Gubernur H. Wawardi Yahya melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Badan Penyelengara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) tentang Kesepakatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi Penduduk Sumatera Selatan di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Selasa, 18 Desember 2018.

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan dalam rangkaian Penyerahan DIPA petikan, Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2019.

Dengan telah dilakukannya penandatanganan kesepakatanan ini Gubernur meminta Bupati/Walikota di Sumsel menindaklanjuti kesepakatan tersebut dengan melakukan perjanjian kerjasama dengan BPJS Kesehatan setempat untuk mencapai cakupan semesta (universal Health Converage/UHC) selambat-lambatnya enam bulan sejak penandatanganan kesepakatan bersama.

Lihat Juga :  Walikota Palembang Terima DIPA Petikan

“Ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan,”ungkap HD.

Dijelaskan HD dalam Perpres. tersebut diatur bahwa Pemerintah Daerah yang menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Daerah wajib mengintegrasikan ke dalam program Jaminan Keseharan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS.

“Konsekuensinya dari ada Perpres tersebut maka jaminan kesehatan daerah di Sumsel yang selama ini dikenal dengan Jamsoskes, mulai 1 Januari 2019 nanti diintegrasikan ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional,”tambahnya.

Lebih lanjut, H. Herman Deru meminta pada masa transisi ini seluruh rumah sakit dan Puskesmas di Sumatera Selatan tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Provinsi Sumatera Selatan.

Lihat Juga :  Subhanallah!!! Janganlah Bersedih Saat Sakit, Allah Berikan Hikmah di Balik Sakit

“Bagi masyarakat tidak mampu dan belum memiliki kartu peserta BPJS tetap dapat berobat, cukup dengan menunjukkan KTP. Karena itu pihak rumah sakit dan puskesmas kita minta dapat memberikan pelayanan secara maksimal,”tandasnya. (*)

Penulis : Muhammad Dudin/Rilis

Tags
Close