Uncategorized

Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca, Pemerintah Kota Palembang Perbanyak Ruang Terbuka Hijau

 

PALEMBANG, AsSAJIDIN.COM – Pemerintah Kota Palembang bertekad untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca, salah satunya dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) KotaPalembang di Hotel The Zuri Jalan Radial Palembang, Kamis, 04 Oktober 2018.

Focus Group Discussion yang membahas Penyusunan Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang, Harobin Mustofa.

Mewakili Walikota Palembang H. Harnojoyo, Sekda Harobin Mustofa mengungkapkan FGD merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam mengantisipasi dan upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Pemanasan global yang terjadi saat ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya oleh tingginya emisi gas rumah kaca. Maka dari itu, hari ini Bappeda Kota Palembang bersama para ahli dan semua pihak terkait melakukan diskusi ini untuk menyusun langkah-langkah menurunkan emisi gas rumah kaca tersebut ,”ujarnya saat membuka forum diskusi.

Lihat Juga :  Majukan Ekonomi Syariah, Semarakkan Fesyar Regional Sumatera Tahun 2020

Menurut Harobin, upaya lain yang akan dilakukan pemerintah kota Palembang dengan menambah ruang terbuka hijau bagi publik.

“Palembang ini kan kota yang luar biasa, selain sebagai kota layak huni terbaik kedua juga merupakan kota yang memiliki udara yang tersejuk kedua di Indonesia. Tentunya kita memiliki kekhawatiran jangan sampai Palembang menjadi kota yang terjemar. Insya Allah, ke depan ruang hijau akan terus kita tambah,”ucap mantan Asisten I bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang ini.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Palembang H. Harrey Hadi menuturkan masyarakat Indonesia, khususnya Kota Palembang juga harus mendukung dan berperan aktif mengurangi emisi gas rumah kaca.

Lihat Juga :  Sahabat Nabi yang Paling Banyak Meriwayatkan Hadits

“Banyak yang bisa dilakukan oleh kita untuk mengurangi tingginya emisi gas rumah kaca, misalnya disetiap minimal satu rumah menanam satu pohon, membuang sampah pada tempatnya sehingga nantinya bisa diolah, diusahakan sampahnya jangan dibakar karena dapat mengurangi lapisan ozon,”tegasnya.(*)

Penulis: Muhammad Dudin

Back to top button