NASIONAL

Tembus 10.118 Positif Corona, Jubir: Kita Sudah tidak Tahu Lagi Siapa yang Sakit di Sekitar Kita

Tetap di Rumah Saja

ASSAJIDIN.COM — Covid-19 atau virus corona terus mewabah di Indonesia. Data terkini, Kamis 30 April 2020 tercatat ada 347 dinyatakan positif Covid-19, sehingga totalnya menjadi 10.118.

“Konfirmasi kasus positif pada hari ini 10.118,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat jumpa pers live streaming di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Sementara yang berhasil sembuh dari virus berbahaya tersebut, kata Yuri, terjadi penambahan sebanyak 131 orang. Totalnya menjadi 1.522 orang.

Pasien yang meninggal dunia pun bertambah sebanyak 8 orang, sehingga totalnya menjadi 792 orang. Kasus Covid-19 di Indonesia sudah tersebar di seluruh provinsi.

Menurut Yuri, virus ini menginfeksi dinding saluran pernapasan, rongga hidung, tenggorokan terus ke paru-paru. Pada orang yang sakit, bila dia batuk atau saat berbicara, maka sebagian virus di dinding saluran tersebut terlepas bersamaan dengan lendir yang disebut sebagai droplet.

“Inilah yang menyebar kemana-mana, tidak menutup mengenai benda-benda yang kita pakai, misal handle pintu, tempat duduk, dinding, yang kemudian terpegang orang lain,” tuturnya.

Lihat Juga :  Hotel dan Mall Dilarang Gelar Perayaan Tahun Baru

Untuk itu, pemerintah kembali mengimbau masyarakat betapa pentingnya untuk mematuhi anjuran untuk melakukan langkah langkah pencegahan Covid-19. Mulai dari rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, tetap di rumah, kalau pun mendesak harus keluar rumah wajib menggunakan masker.

Kemudian, menjaga jarak aman dalam berinteraksi antara 1-2 meter dengan orang lain. Selain itu, jangan melakukan perjalanan mudik, karena bila tetap dipaksakan akan membahayakan keluarga di kampung halaman.

“Kita sudah tidak bisa lagi mengetahui siapa yang sakit di sekitar kita, oleh karena itu tetap di rumah adalah kuncinya,” katanya.

Untuk menangani Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan status darurat kesehatan masyarakat dengan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19. Kemudian, menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Lihat Juga :  Indonesia Positif Virus Corona Arab Saudi Belum akan Cabut Penundaan Sementara Beribadah Umroh

Untuk menerapkan PSBB harus mendapatkan izin terlebih dulu dari Menteri Kesehatan. Ada sejumlah persyaratannya harus dipenuhi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Setidaknya lebih dari 22 daerah telah menerapkan PSBB, di antaranya DKI Jakarta; Banten yang terdiri dari Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang; Jawa Barat terdiri dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi, Depok, Bandung Raya meliputi Kota Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Sumedang.

Provinsi Jawa Timur pun telah menerapkan PSBB di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Daerah lainnya, yang juga menerapkan PSBB yakni, Sumatera Barat; Makassar, Sulawesi Selatan; Pekanbaru, Riau; Tegal. Masyarakat diimbau untuk menaaati aturan PSBB.(*/SUMBER:OKEZONE)

Also Read
Close
Back to top button