ISLAMIC SCHOOL

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

 

Jadi, beda KMA 183 dan 165 lebih pada adanya perbaikan substansi materi pelajaran karena disesuaikan dengan perkembangan kehidupan abad 21

 

AsSAJIDIN.COM — Madrasah akan memulai tahun pelajaran 2020/2021 pada 13 Juli mendatang. Seluruh jenjang pendidikan madrasah, baik Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs), Maupun Aliyah (MA) akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab.

Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. HM. Alfajri Zabidi MM, M.Pd.I didampingi Kasubbag Umum dan Humas Dr. H. Saefudin M.Si menjelaskan, Kemenag telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) No 183 tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. Selain itu, diterbitkan juga KMA 184 tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah. Kedua KMA ini akan diberlakukan secara serentak pada semua tingkatan kelas pada tahun pelajaran 2020/2021.

Lihat Juga :  Tempati Gedung Baru, SMAIT Al Furqon Gelar Yasin dan Doa Bersama

“KMA 183 tahun 2019 ini akan menggantikan KMA 165 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah. Karenanya, mulai tahun ajaran ini KMA 165 tahun 2014 tidak berlaku lagi. Namun jangan disalahpahami bahwa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab ditiadakan. Sebab di KMA yang baru tetap ada,” jelas Fajri, Jumat (10/7).

Menurutnya, mata pelajaran dalam Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada KMA 183 Tahun 2019 sama dengan KMA 165 Tahun 2014. Mata Pelajaran itu mencakup Quran Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. “Jadi, beda KMA 183 dan 165 lebih pada adanya perbaikan substansi materi pelajaran karena disesuaikan dengan perkembangan kehidupan abad 21. Kemenag juga sudah menyiapkan materi pembelajaran PAI dan Bahasa Arab yang baru ini sehingga baik guru dan peserta didik tidak perlu untuk membelinya. Buku-buku tersebut bisa diakses dalam website e-learning madrasah,” tandasnya. (*/sumber: rilis humas kemenag Sumsel)

Tags
Close