LIFESTYLE

Sudah Cukupkah Seorang Muslim Meninggalkan Maksiat Tanpa Melakukan Kebaikan?

ASSAJIDIN.COM — Jika kita mengaku beriman, tidaklah cukup hanya dengan meninggalkan kemaksiatan tanpa melakukan kebaikan.

Mungkin banyak orang yang menganggap jika jauh dari berbuat maksiat, maka itu sudah cukup untuk bekal kita menuju Surga. Sehingga kebanyakan di antara mereka menjadi malas untuk berbuat baik.

Namun, saudaraku, ketika kita telah malas melakukan kebaikan, ketahuilah bahwa ini merupakan salah satu siasat setan agar kita menjadi golongan orang-orang yang sesat dan jauh dari rahmat Allah SWT.

Setan selalu berusaha menjerumuskan manusia berbuat kemaksiatan tentunya setan akan berusaha juga menghalangi manusia berbuat kebaikan. Ia membuat manusia jadi malas sehingga tidak lagi melakukan kebaikan sama sekali meskipun tidak berbuat kemaksiatan.

Lihat Juga :  Sekuat Usaha Berbuat Kebaikan Agar Dosamu Berguguran

Firman Allah SWT,

“Apabila dikatakan kepada mereka: ”Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul’, niscaya kamu Lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.” (QS. An-Nisa: 61).

Maka Saudaraku, mari kita bersama-sama mengumpulkan bekal untuk bisa menggapai Surga-Nya, dengan menjauhi segala bentuk kemaksiatan sambil terus berbuat kebaikan. [*/Sumber: Misteri Malam Pertama di Alam Kubur/Jubair Tablig Syahid]

Tags
Close