SUMSEL

Silaturahmi Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

ASSAJIDIN.COM –Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru melaksanakan Sholat Idul Adha di Rumahnya atau Musholla yang ada di Griya Agung Palembang, Jum’at (31/07/2020).

Dalam melaksanakan Sholat Idul Adha tersebut beliau didampingi Istrinya, Hj Febrita Herman Deru dan beberapa pejabat yang ada di ruang lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Deru mengatakan, dirinya sudah berkeliling dibeberapa masjid di Kota Palembang. Namun, dirinya khawatir jika dirinya sholat di salah satu masjid tersebut maka akan terjadi perkumpulan massa ditambah petugas dan pejabat Pemprov Sumsel. “Karena itu, untuk menjaga situasi aman dan sesuai dengan protokol kesehatan maka saya memilih untuk melaksanakan Salat Idul Adha dirumah,” katanya

Lihat Juga :  Berbuat Baik kepada Masyarakat Pra Sejahtera Lewat Posyandu, Ada Balita, Ibu Hamil dan Lansia yang Butuh Perhatian

Lanjutnya, meski sholat dirumah tapi tidak mengurangi hikmah dari ibadah tersebut. Dimana, sebagai simbol bagi saudara kita yang menunaikan ibadah haji. “Selain itu, hari raya kurban ini juga mengingatkan masyarakat untuk semangat berkurban. Dimana, secara harfiah, membawa hewan kurban dan kemudian dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkannya,” ujar Deru

Deru mengungkapkan, secara essensial hari raya kurban ini adalah mengingatkan semua masyarakat untuk belajar ikhlas karena baik pikiran maupun harta benda merupakan titipan. “Dimomem ini saya dan keluarga mengucapkan salam. Minal aidin wal faizin,” ungkapnya

Dijelaskannya, pada hari raya idul adha tahun ini dirinya tidak melakukan open house di kediaman atau di griya agung. “Saya tidak open house tapi bagi yang ingin makan dirumah saya persilahkan. Pintu saya selalu terbuka,” jelas Deru

Lihat Juga :  HD Apresiasi Gerakan 1000 Guru Mengaji agar Anak Melek Alquran

Deru menambahkan, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat yang akan melakukan silaturahmi ke keluarga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. “Saya tidak pernah membatasi ibadah dan silaturahmi. Namun, harus sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan hindari kerumunan,” katanya (*/sumber: sibernas/MN)

Tags
Close