PENDIDIKAN

Selalu Jadi Favorit, Tiga Hal yang Menjadikan Mesir Pilihan Pelajar Sumsel untuk Melanjutkan Pendidikan

AsSAJIDIN.COM — Pelepasan kebarangkatan santri-santri terbaik di Sumsel untuk melanjutkan studi ke Ma’had Al Jamiah Al Islamiyah Lid Dirosah al Khissosoh Kairo Mesir dilaksanakan di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (30/11/2021).

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, pihaknya mengapresiasi keberangkatan santri santri yang akan menimba ilmu di Kairo Mesir. “Mereka menimba ilmu disana untuk dibawa pulang kembali kesini jadi bukan menetap. Saya tegaskan kalau sudah pulang ke Indonesia syiarkanlah ilmu yang didapat disana disini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Indonesia Kantor Sumsel H Ahmad Sholeh LC MA menuturkan, ada 10 santri yang akan melanjutkan sekolah ke tingkat Madrasah Aliyah (MA) di Mesir. Setelah itu mereka akan langsung melanjutkan kuliah disana.

“Untuk 10 orang yang berangkat ini, ada beberapa dari santri dari ponpes di Sumsel dan ada 3 berasal dari Lampung,” katanya.

Lihat Juga :  Bantu Pemerintah Sekaligus Syarat Wisuda, Ratusan Mahasiswa UTP Jalani Vaksinasi Covid-19

“Mereka sekolah ke Mesir dengan biaya mandiri dari orang tuanya. Selain itu, kita akan berusaha agar mereka disana mendapat bantuan dari Pemerintah Mesir,” tambah Ahmad.

Lebih lanjut Ahmad menuturkan, mereka disana akan belajar selama tiga tahun karena setara MA. “Mereka sekolah di Mesir, agar penguasaan bahasa lebih bagus. Kalau ke Mesir langsung kuliah, penguasaan bahasanya yang kadang-kadang masih kurang,” bebernya.

Ahmad menjelaskan, pelajar Sumsel lebih banyak memilih sekolah atau kuliah di Mesir karena tiga hal. Pertama biaya kuliah di Mesir murah meriah dibandingkan kuliah di negara Timur Tengah lainnya. Kedua, di Mesir itu lebih aman, bahkan pelajar dari Indonesia dihormati dan terjaga.

“Ketiga, misi di Mesir itu sama seperti di Indonesia yakni moderasi beragama. Jadi yang disampaikan lulusan dari Mesir itu adalah bagaimana mengamalkan Islam rahmatan lilalamin. Jadi kalau ketemu dengan lulusan Mesir, penampilannya mereka mudah bermasyarakat,” urainya.

Lihat Juga :  Lihat Cerianya Siswa SDIT Al Furqon Outbond di TPKS, Devandra pun tak Phobia Ketinggian Lagi

Ketika ditanya dukungan dari Pemprov Sumsel, Ahmad mengungkpkan, kedepan pihaknya berharap akan ada bantuan lagi dari Pemprov Sumsel untuk pelajar baik tingkat Perguruan Tinggi atau MA yang dibantu.

“Pada awal tahun lalu ketika awal covid-19 melanda dunia, Pemprov Sumsel memberikan bantuan uang tunai Rp 1.000.000 kepada 175 mahasiswa disana. In Sya Allah, kedepan akan ada bantuan lagi dari bapak Gubernur Sumsel. Karena bapak Gubernur ingin masyarakat Sumsel maju, jadi pada prinsipnya Bapak Gubernur sangat mensuport adek-adek yang kuliah dan belajar di Mesir,” tandasnya. (Yanti)

Also Read
Close
Back to top button