SYARIAH

One Day One Hadist : Mengingat Allah, Allah pun akan Membalas Mengingat Hambanya

ASSAJIDIN.COM –Selalu mengingat Allah termasuk dalam wilayah akhlak kepada Allah.

Seorang hamba yang salih senantiasa mengingat Tuhannya dan Tuhan pun akan membalas dengan selalu mengigat sang hamba.

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam hadits qudsi yang diriwayatkan dari Abu Hurairah sebagai berikut:

يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى ، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِى ، فَإِنْ ذَكَرَنِى فِى نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِى نَفْسِى ، وَإِنْ ذَكَرَنِى فِى مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِى مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا ، وَإِنْ أَتَانِى يَمْشِى أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً

Artinya, “Allah Ta’ala berfirman: ‘Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku.

Lihat Juga :  Keutamaan Shalat Tahajud Berdasarkan Alquran dan Hadist

Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat).

Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.’” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jadi, seorang hamba yang senantiasa mengigat Allah dalam arti yang sebenarnya tentulah memiliki ketenangan yang luar bisa sebab begitu dekatnya hubungan dia dengan Allah sehingga ia meyakini Allah senantiasa membersamainya baik dalam keadaan sedirian maupun bersama orang lain. (*)

Also Read
Close
Back to top button