POLITIK

Mengharukan, Kisah Perjuangan Istri Bupati Banyuasin Melawan Kanker

 

PALEMBANG, AsSAJIDIN.COM – Innalillahi wainnailaihi rojiun, Ketua Tim Penggerak PKK, Kabupaten Banyuasin, Hj Heryati binti Sak’ari meninggal dunia usai mendapatkan perawatan medis di RS Siloam, Palembang, Kamis (18/19) sekitar pukul 21. 20 WIB.
Heryati wafat usai berjuang melawan penyakit kanker yang diderita sejak satu tahun terakhir, sebelum wafat, Istri Bupati Banyuasin, Askolani sebelumnya telah dirawat selama satu minggu.

“Saat dirawat, Heryati secara khusus meminta pak askolani (suaminya) untuk tetap fokus memimpin banyuasin, karena menurutnya Askolani kini semua rakyat Banyuasin,” kenang Staf Khusus Bupati Banyuasin, Syarifuddin Zuhri.
Ia menyampaikan Heryati diketahui menderita kanker sejak satu tahun terakhir dan telah menjalani pengobatan medis hingga ke luar negeri yakni Malaysia dan Singapura.
Sekalipun menderita sakit, Heryati masih menemani Askolani dalam setiap kesempatan terutama saat menjalani rangkaian panjang tahapan pilkada.
“Saya melihat besarnya perjuangan Beliau (heryati) sekalipun sakit tapi Beliau masih cukup sering ikut dalam kegiatan kampanye yang dilakukan,” ungkapnya seperti dikutip dari tribunsumsel.com.

Lihat Juga :  Pendiri JIL Luthfi Assyaukanie Diakui Dukung Partai Solidaritas Indonesia

Bahkan terakhir genap satu bulan lalu, pada tanggal (18/08/2018) lalu saat H. Askolani dilantik, Heryati turut menemani suaminya.
Heryati direncanakan akan dikebumikan disamping makam ayahnya, sak’ari di Desa Lubuk lancang, Kecamatan Soak Tapeh, Kabupaten pada Jumat (19/10/2018) pukul 12.00 WIB.
Sosok almarhumah Hj Heryati istri dari Bupati Banyuasin, H Askolani dikenal ramah dan tak melihat strata setiap masyarakat yang ingin bertemu dengannya.(*)

Close
Close