Uncategorized

Masya Allah! Ibu Muda Berjuang Melahirkan Anak di Dalam Taksol

AsSAJIDIN.COM  – Masya Allah, Walhamdulillah… begitu melihat perjuangan ibu muda ini melahirkan anak di saat yang sangat darurat dan jarang terjadi. Hanya pertolongan Allah dan kegigihan serta keikhlasan manusia yang menolong yang menjadikan sesuatu yang sepertinya tidak mungkin menjadi mungkin.

Inilah yang dialami seorang ibuk muda Pipit Tina Toon (22) warga Perumahan GSS Blok W8 Jalan OPI Raya Kelurahan 15 Ulu Jakabaring Palembang melahirkan anak di dalam taksi online.

Diketahui kejadian tersebut bermula pada Kamis (23/7/2020) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Ceritanya pipit, tiba-tiba mengalami sakit perut. Kemudian kakak perempuannya bernama Kartini langsung memesan taksi online untuk mengantarkan Pipit ke Rumah Sakit Hermina Palembang.

Lihat Juga :  Rasulullah Pernah Ingatkan Manusia pada Dasarnya tak Pernah Puas, Obatnya adalah Taubat

“Tiba-tiba belum sampai satu kilometer kendaraan taksi online yang membawanya melaju ke Rumah Sakit tersebut. Saya merasakan sakit yang luar biasa,” kata ibu muda saat ditemui di rumahnya, Kamis (23/7/2020) petang.

Pipit mengaku bahkan sakit perut yang luar biasa ini ketuban di rahimnya pecah. “Saya pun langsung meminta pengemudi taksi online untuk mengantarkannya ke Puskesmas ataupun klinik terdekat. Namun belum sampai ke puskesmas bayi di dalam perut saya sudah keluar dengan berjenis kelamin laki-laki beratnya 3 kg,” bebernya dengan wajah bahagia.

Setelah kelahiran itu, taksol akhirnya tiba di Puskesma. Kartini yang terus mendampingi Pipit, langsung  membawa Pipit dan si jabang bayi untuk dipotong tali pusat bayinya.

Lihat Juga :  Cara Mudah Paham Alquran (2)

Pengemudi Taksi Online Ferianto (40) tidak menyangka penumpangnya bakal bersalin di dalam kendaraannya. “Awalnya saya sempat panik, tetapi alhasil setelah ditangani oleh pihak dari Puskemas, aku bisa bernafas lega karena turut membantu keselamatan ibu dan anak yang baru dilahirkan tersebut,” ucapnya. (*/sumber: britabrita/deny w)

Tags
Close
Close