HAJI & UMROH

Malaysia Dapat Tambahan 10.000 Kuota Haji

AsSAJIDIN.COM –untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan bahwa Indonesia sudah lebih dulu mendapat kuota haji tambahan sebesar 20 ribu jamaah dibanding Malaysia yang baru menerima 10 ribu kuota haji tambahan pada tahun ini.

“Malaysia baru dapat kepastian awal tahun ini. Itu pun untuk realisasi ketika kondisi sudah normal (tidak lagi pandemi). Sementara Indonesia sudah dapat sejak 2017 total 20 ribu kuota tambahan,” kata Agus Maftuh saat dihubungi MNC Portal Indonesia dari Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Akhirnya setelah sempat terjadi pengurangan kuota terhadap semua negara terkait renovasi besar-besaran Masjidil Haram, pada 2017 realisasi kuota haji Indonesia menjadi 221.000, 2018 sama 221.000, dan 2019 menjadi 231.000 jemaah.

Lihat Juga :  Makin Deras Desakan Penyerahan Kekuasaan Mahatir Mohammad Kepada Anwar Ibrahim

Kuota haji Indonesia pun masih yang terbesar di dunia. Angka ini jauh di atas Malaysia yang hanya mendapat kuota 31 ribu jamaah haji.

“Dan sekarang kita sedang menggencarkan lobi melalui semua jalur diplomasi dengan Arab Saudi. Targetnya kuota naik lagi menjadi 250 ribu jamaah haji untuk memangkas antrean panjang,” ujar Agus Maftuh.

Menurut dia, diplomasi haji merupakan prioritas KBRI di Riyadh. Penambahan lagi kuota haji bagi Indonesia memungkinkan setelah situasi kembali normal dan proyek perluasan area di Arafah dan Mina tuntas.

“Kami pun terus berkomunikasi intensif dengan para pangeran Ring 1 untuk ikhtiar tersebut,” ungkap Agus Maftuh yang tahun ini memasuki musim haji keenamnya menjadi “pelayan” jamaah haji RI. (*/sumber: okezone)

Lihat Juga :  Arab Saudi Tolak Jamaah Haji Indonesia yang Divaksin Produk China, Biofarma Bereaksi
Tags
Close
Close