MOZAIK ISLAM

Kriteria Kaya dalam Islam

AsSAJIDIN.COM — Kaya, satu kata yang bermakna sangat luas. Setiap orang punya definisi masing-masing. Secara bahasa, kaya berarti memiliki banyak harta atau sesuatu. Tapi menurut Islam, ternyata kaya, ada 3 kriterianya, yaitu :

1. Merasa Aman.
2. Badan Sehat
3. Ada Makanan Untuk Dimakan pada hari itu.

Memiliki ketiganya seakan-akan Dunia dalam Genggamannya. Itulah puncak kebahagiaan yang banyak Tidak disadari oleh manusia.

Betapa banyak orang yang berharta banyak, tapi dirinya merasa tidak aman karena banyak musuh. Betapa banyak orang yang berharta banyak, tapi badannya sakit-sakitan dan banyak pantangan makanan. Tapi tidak sedikit pula yang merasa aman dan diberi badan sehat tapi tidak tahu mau makan apa hari itu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Barang siapa diantara kalian yang tatkala di pagi hari merasa aman/tenang, tubuhnya sehat, dan ia sudah memiliki makanan untuk hari tersebut maka seakan-akan ia telah memiliki dunia seisinya_*.
(HR Al-Bukhari di Al-Adab Al-Mufrod, dan At-Thirmidzi, dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no 2318)

Lihat Juga :  Ternyata Ada 3 Barang yang Haram Diperjualbelikan Melalui Internet Marketing

Jika ketiganya sudah ada dalam diri kita, Kewajiban kita hanya bersyukur dan banyak Beribadah kepada Allah, Jangan terlampau khawatir dengan apa yang akan terjadi esok hari…!!!

Beribadah bukan hanya Ibadah yang sifatnya Ritual (Mahdhoh) yang hanya membekas didalam diri sendiri , tapi juga Ibadah Sosial yang lebih banyak memberikan bekas dan manfaat pada sesama seperti membantu kesulitan orang, meringankan beban orang lain atau membahagiakan orang lain.

Al-Imam As-Syafi’i rahimahullah berkata:

Jika dipagi hari dan aku telah memiliki makanan untuk hari ini… Maka hilangkanlah kegelisahan dariku wahai yang berbahagia.  Dan tidaklah keresahan esok hari terbetik di benakku…. Karena sesungguhnya esok hari ada rizki baru yang lain.
Aku pasrah jika Allah menghendaki suatu perkara…
Maka aku biarkan kehendakku menuju kehendakNya

Lihat Juga :  Penantian 10 Tahun, Masjid Mukmin di Lebak Mulyo Direnovasi, Siap Tampung Jemaah dan Anak Mengaji Lebih Banyak

Sungguh aneh :
Seseorang yang tatkala masih menjadi Janin dalam perut ibunya ia telah diberi rizki oleh Allah.
Tatkala ia masih kecil dan tidak bisa berbuat apa-apa ia tetap di beri rizki oleh Allah.
Lantas setelah ia dewasa dan mampu berusaha dan bekerja tiba-tiba ia malah takut dan khawatir tidak akan memperoleh rizki dari Allah .

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasihatkan,

Sesungguhnya, seseorang di antara kalian tidak akan mati kecuali setelah dia mendapatkan seluruh rezeki (yang Allah takdirkan untuknya) secara sempurna. Maka,* janganlah kalian bersikap tidak sabaran dalam menanti rezeki*. Bertakwalah kepada Allah, wahai manusia! Carilah rezeki secara proporsional, ambillah yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Al-Hakim; dari Jabir; dinilai sahih oleh Al-Albani)

Tidak ada satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin rezekinya oleh Allah. (QS. Hud:6). Semoga bermanfaat. (*)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close