MOZAIK ISLAM

Kisah Nabi Muhammad SAW (1): Lahir Saat Pasukan Gajah Robohkan Ka’bah

AsSAJIDIN.COM — Bulan Rabiul Awal selalu menjadi momen untuk kembali lebih dekat dengan Nabi Besar Muhammad SAW.

Seperti diketahui, Nabi Muhammad merupakan tokoh penting dalam sejarah agama Islam. Bahkan dapat dikatakan, seluruh umat muslim pasti sudah mengenal sosok seorang nabi dengan segala kebaikan dan kerendahan hatinya ini.

Beliau pun disebut sebagai utusan Allah yang menjadi tauladan seluruh umat muslim di dunia. Baik dari zaman kenabian hingga zaman modern saat ini.

Nabi Muhammad SAW sendiri merupakan nabi paling akhir yang diutus Allah untuk menuntun umat di dunia. Di mana Allah menjadikan Nabi Muhammad sebagai nabi penutup dan tidak ada lagi nabi setelahnya yang menjadi utusan Allah.

Hal inilah yang menyebabkan Nabi Muhammad mempunyai sebutan sebagai Khataman Nabiyyin, atau nabi paling akhir. Sebagai utusan Allah paling akhir, Nabi Muhammad menyempurnakan ajaran Allah yang telah disampaikan oleh nabi-nabi sebelumnya.

Seperti dilansir dalam situs Nu.or.id, sebagai nabi terakhir, perjalanan Nabi Muhammad tidak lepas dari upaya menyeru seluruh umat manusia agar beribadah kepada Allah dan menunjukkan mereka jalan yang lurus dalam urusan dunia maupun akhirat.

Lihat Juga :  Subhanallah, Demi Mendengar Tausiah Ustad Somad, Mahasiswi UIN Banyak yang Pingsan karena Berdesakan Ingin Masuk Gedung Academic Center

Sama seperti nabi-nabi sebelumnya, Nabi Muhammad pun mendapatkan wahyu yang luar biasa dari Allah SWT. Namun kali ini, Allah memberikan wahyu berupa petunjuk bagi Nabi Muhammad untuk membaca kitab suci Al-Quran agar terang dalam menjalani kehidupan.

Selain wahyu yang diberikan, kisah Nabi Muhammad yang lain juga tidak kalah menarik untuk disimak. Mulai dari kelahiran Nabi Muhammad sendiri hingga kisah meninggalnya utusan Allah yang mulia ini.

Dilansir dari situs Zakat.or.id, berikut kami telah merangkum kisah Nabi Muhammad, perjalanan lahir hingga wafatnya seorang nabi sekaligus rasul utusan Allah.

Lahir Saat Pasukan Gajak Merobohkan Ka’bah

Kisah Nabi Muhammad pertama datang dari riwayat kelahiran Nabi Muhammad sendiri. Seperti diketahui, kelahiran Nabi Muhammad bertepatan dengan peristiwa pasukan gajah yang tengah berusaha merobohkan Ka’bah.

Pada saat itu, Allah mengirimkan burung-burung ababil untuk menjatuhkan batu-batu pembawa wabah penyakit kepada pasukan Gajah yang sedang berupaya menghancurkan tempat suci dan bersejarah umat Islam, Ka’bah.

Lihat Juga :  Sejarah dan Asal Mula Pemberian Nama Muhammad SAW

Di tahun Gajah inilah, Nabi Muhammad lahir di Makkah, dan besar sebagai anak yatim karena Ayah Nabi Muhammad, Abdullah telah wafat sebelum Nabi Muhammad lahir. Nabi Muhammad dididik dan dibesarkan oleh seorang ibu yang mulia, yaitu Aminah.

Setelah beberapa waktu bersama sang ibu, kemudian Nabi Muhammad dibesarkan oleh kakeknya yang bernama Abdul Muthalib. Namun tak berselang lama, setelah dua tahun bersama sang kakek tercinta, Nabi Muhammad harus rela ditinggalkan kakek yang turut membesarkannya.

Pada usia delapan tahun setelah kepergian sang kakek, Nabi Muhammad kemudian diasuh oleh pamannya, Abu Thalib. Meskipun hidup fakir atau kesulitan dalam mencukupi kebutuhan hidup, namun Abu Thalib adalah seorang dermawan yang rajin berbagi dan bersedekah kepada sesama.

Meskipun dalam keadaan sulit, namun Nabi Muhammad dapat tumbuh dan berkembang dengan baik bersama pamannya. (*/bersambung/sumber: detik.com)

 

Tags
Close