Uncategorized

Inspirasi Modis dengan Turban ala Nora Elisya, Bekerja Lebih Nyaman

ASSAJIDIN.COM — Modis dan terlihat anggun, begitulah penampilan Nora Elisya yangmerupakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Bekerja setiap hari sebagai ASN tak menghalanginya untuk menjaga penampilan sekaligus menunjang kenyamanannya dalam melaksanakan tugas.

Ya, bu Nora biasa dia disapa, punya  ciri khas suka memakai turban. Dalam kesehariannya ia selalu memakai turban.

“Dari awal memakai hijab saya pakainya turban. Karena waktu saya memutuskan memakai hijab saya cari-cari dulu mode apa yang cocok dengan saya, ternyata saya cocok pakai turban,” kata Nora saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (25/9/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa ia sudah memakai hijab sejak 10 tahun yang lalu. Sejak itu lah ia memakai turban hingga sekarang. Turban yang ia pakai bukan turban instan melainkan dibentuk khusus dari pashmina ataupun syal.

Lihat Juga :  4 Bulan Mualaf, ini Perubahan Drastis Roger Danuarta, Bikin Terharu

Untuk itu ia pun memiliki ratusan pashmina dan juga syal. Pashmina yang ia pakai kebanyakan yang polos, sebab menurutnya kalau untuk pakaian kan banyak motif jadi akan lebih bagus kalau dipadukan dengan pasmina yang polos. Maka kalau pakai turban ia selalu menyesuaikan dengan apa yang akan dipakai. “Saya pakai turban ini dari pashmina, kadang juga pakai syal. Untuk pashmina yang saya gunakan itu sebanyak dua pashmina. Kalau satu nggak cukup, karena kurang terlihat bentuk lilitan turbannya,” kata Nora yang sudah menjadi ASN selama 29 tahun.

Ia pun menceritakan, bahwa memakai turbanya pakai topi dulu. Topinya dibuat khusus dan tidak beli. Setelah pakai topi baru pakai pashmina dengan cara dililit-lilitkan.

Lihat Juga :  Tantri Kotak Berhijab, Warganet Terpana

Sedangkan untuk menutupi daerah leher biasanya pakai manset ataupun aksesoris agar leher tertutup. “Menurut saya pakai turban itu selain syari juga tetap terlihat modis. Karena sebagai ASN menurut saya harus berpenampilan yang rapi dan enak dilihat. Apalagi kalau saya tidak suka yang pakai asal-asalan, jadi harus rapi,” kata Nora yang sudah mempunyai tiga orang anak.

Ia pun menambahkan, bahwa untuk beli pasmina biasanya beli di Thamrin City karena menurutnya disitu pusatnya hijab. Jadi kalau sekali beli langsung banyak, minimal sekali beli enam pasang pasmina. “Untuk merawat pashmina agar warnanya tetap bagus saya cucinya pakai sahmpo. Lalu gosoknya jangan panas-panas dan penyimpananya dengan cara digantung,” bebernya. (*/Sumber: sibernas/MN)

Tags
Close
Close