INTERNATIONAL

Innalillah, Ledakan Beirut, Setengah Kota Rusak, 300.000-an orang Kehilangan Tempat Tinggal

AsSAJIDIN.COM — Para petugas penyelamat di Lebanon mencari lebih dari 100 orang yang hilang setelah ledakan dasyat mengguncang kawasan pelabuhan dan menyebabkan sekitar setengah ibu kota Beirut, rusak.

Ledakan besar pada Selasa (04/08) menewaskan paling tidak 100 orang dan melukai lebih dari 4.000 lainnya.

Seluruh kota terguncang akibat ledakan dan kepulan asap menyerupai jamur dapat terlihat menyebar di kawasan pelabuhan.

Presiden Michel Aoun mengatakan ledakan disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan tanpa pengamanan di gudang. Bencana ini terjadi di tengah kondisi perekonomian negara yang telah mengalami krisis dan juga pandemi Covid-19. Amonium nitrat digunakan sebagai pupuk dalam pertanian dan juga sebagai bahan peledak.

Lihat Juga :  Umat Muslim Indonesia Gelar Aksi Besar-besaran untuk Palestina 17 Desember

Pelabuhan Beirut hancur akibat ledakan tersebut sementara banyak gedung juga rusak parah.

Aoun mengadakan pertemuan kabinet Rabu (05/08) dan mengatakan keadaan darurat selama dua minggu akan ditetapkan.

Lebanon menetapkan masa berkabung tiga hari mulai Rabu ini.

Ledakan dasyat menyebabkan sekitar 300.000 orang kehilangan tempat tinggal, kata Gubernur Beirut Marwan Aboud, kepada kantor berita AFP.

Aboud menambahkan kerugian akibat ledakan diperkirakan antara US$3 miliar dan US$5 miliar atau sekitar Rp43 triliun sampai Rp73 triliun dengan kerusakan setengah dari kota Beirut. (*/sumber: Bbcnews Indonesia)

Tags
Close