MOZAIK ISLAM

Imam dan Khatib Shalat Idul Adha di Masjid Agung Jayo Wikrama Palembang

ASSAJIDIN.COM – Mengingat suasana pandemi Covid19 masih menyeliputi kota Palembang hingga saat ini, Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo (Masjid Agung) Palembang melakukan sholat Ied Idul Adha hanya didalam Masjid dan tetap dalam kondisi protokol kesehatan.

“Biasanya Masjid SMB ini dihadiri puluhan ribu jamaah sholat Ied hingga kejalan bahkan sampai di jembatan Ampera, Namun karena ada keterbatasan, jadi masjid dengan tiga lantai dapat menampung sekitar tiga ribu jamaah dengan protokol kesehatan,”kata Ketua Yayasan Masjid SMB Jayo Wikramo, Kgs Ahmad Sarnubi saat dijumpai di ruang kerja Masjid SMB, Kamis (30/7/2020).

Adapun Imam besar sholat Ied Idul Adha 1441 pada Jum’at 31 Juli 2020 pukul 06.30 WIB di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo Kota Palembang di pimpin oleh KH. Kgs Nawawi Dentjik Al Hafidz dan Khotib dipimpin oleh Dr. H. A Supadmi Kohar MM.

Lihat Juga :  Dihadiri Sandiaga Uno, Khatib Jumat Masjid Agung Sampaikan Pesan ini

Kita lakukan agar menghindarkan penularan Covid-19 yang diakibatkan kerumunan, Namun, hal tersebut tidak mengurangi rasa iman kita untuk beribada kepada Allah subhanawata’alla.

Shalat Ied Idul Adha yang jatuh pada besok hari Jumat akan di hadiri oleh Walikota Palembang dan jajaran pejabat pemerintah lainnya.

Ia mengaharapkan, pemerintah melalui kecamatan agar sholat di lingkungan tempat tinggal masing-masing agar mengurangi keramaian di Masjid SMB.

Sementara untuk pemotongan hewan kurban, pihaknya tidak akan melakukan pemotongan pada siang hari atau usai shalat Ied. Melainkan akan dilaksanakan pada keesokan harinya pada waktu malam hari hingga menjelang Subuh.

“Pemotongan dilakukan pada saat usai Subuh supaya tidak ada orang yang menonton. Jadi hanya ada petugas kami saja, ketika selesai daging dibungkus dan akan dibagikan pagi atau siang hari,” ungkap dia.

Lihat Juga :  Sembilan Ciri Kasat Mata, Apakah Orang itu Baik atau Tidak, Boleh Dicoba...

Dari pengakuannya, saat ini Yayasan Masjid baru menerima dua ekor kurban sapi dari Kapolda dan Bank Sumsel babel serta enam ekor kurban sapi yang sudah terkonfirmasi namun sapinya belum sampai di halaman masjid. Untuk kurban kambing, Yayasan Masjid SMB menerima enam kambing dari masyarakat.

“Kabarnya Sapi Presiden, Gubernur dan Walikota juga di beri kepada masjid, namun belum ada konfirmasi hingga saat ini,”katanya.(*)

Penulis: tri jumartini

Tags
Close