KELUARGA

Ditanamkan Allah Rasa Kasih Sayang Di Hati Mereka

Oleh: H. Emil Rosmali

Betapa berarti  arti dari makna kasih sayang kepada sesama orang-orang yang beriman, hingga Allah menanamkan rasa itu di hati mereka.

Ustads H. Khairil Abdillah, dalam Kajian Al Quran dan Hadist di Mesjid Al Furqon  Palembang belum lama ini menyingkap rahasia bagaimana Allah menanamkan rasa cinta dan kasih sayang di hati manusia yang beriman.

Salah satu untaian  kalimat dalam firman Allah pada Al Quran , Surat Maryam: 96, yang dikutip Khairil Abdillah, kira-kira artinya ; //”Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.”/

Rasa kasih sayang merupakan fitrah yang dianugerahkan oleh Allah SWT ke hati manusia. Dengan naluri kasih sayang yang dalam bingkai aturan syariat islam ini dapat menciptakan hubungan interaksi yang harmonis antara sesama manusia baik kepada orang tua, anak, teman bahkan makhluk ciptaan Allah SWT lainnya seperti binatang dan tumbuh-tumbuhan pun ikut merasakannya.

Hubungan yang harmonis pun tak lepas dari rasa saling menghormati dan menyayangi dan saling memiliki dan melindungi antar sesama muslim. Oleh sebab itulah, islam menggariskan bahwa mencintai dan menyayangi orang lain seperti mencintai diri sendiri dalam ketaatannya kepada Allah SWT adalah termasuk sebagian dari cabang keimanan.

Lihat Juga :  Beginilah Seharusnya Hidup Bertetangga Menurut Rasulullah

Dari An- Nu’man bin Basyir r.a bersabda, Rasulullah SAW.,// “Perumpamaan orang- orang yang beriman dalam hal saling mencintai, saling menyayangi dan kasih mengasihi adalah seperti satu tubuh, dimana apabila ada salah satu anggota tubuh yang mangaduh kesakitan maka anggota-anggota tubuh yang lainnya ikut merasakannya yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.”// (H.R Bukhari Muslim)

Mahluk Sosial

Begitu indahnya Islam yang mengajarkan untuk saling melindungi, berinteraksi antara sesama muslim sehingga terwujudnya rasa saling mengenal satu sama lain walaupun berbeda suku, bangsa dan warna kulit. Allah SWT berfirman: artinya:” Hai manusia,sesungguhnya kami menjadikan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling mengenal. Sesungguhnya orang mulia diantara kamu disisi Allah SWT adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah lagi maha mengetahui dan maha mengenal.”(Qs. Al-Hujurat:13)

Lihat Juga :  Ini Dalil Anjuran Makan Buah Sebelum Makanan Utama

Manusia adalah mahluk sosial, dimana di dalam kehidupannya pastilah saling membutuhkan  satu dengan yang lainnya.  Islam adalah ajaran agama yang paling indah dan sempurna dimana islam mengajarkan umatnya untuk saling tidak membuka aib saudaranya yang hanya akan membuat saudaranya terhina. Dan Allah SWT pun memberikan balasan kepada umatnya yang menutupi aib saudaranya sesama muslim diantaranya Allah akan menutupi aibnya didunia dan diakahirat kelak.

Beramal saleh dalam hubungan baik sebagaimana firman Allah QS. Keluarga ‘Imran (‘Āli `Imrān):159 – //“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.”// (*)

Assajidin.com

Tags
Close
Close