MUSLIMAH

Di balik Banyaknya Manfaat Sabun Bidara

ASSAJIDIN.COM  – Daun bidara dinyatakan oleh Nabi Muhammad Shallallualaihi wassalam bahwasanya daun bidara ini mempunyai khasiat yang menaikkan aura kesegaran serta haruman tubuh badan melalui kaedah mandian.

Semakin majunya zaman, kreativitas ummat islam menjadikan daun bidara berbagai macam produk yang mempermudah masyarakat salah satunya sabun daun bidara.

Pada zaman dahulu, Ketika orang kafir masuk islam, terdapat dalam hadits dari Qois bin ‘Ashim radhiyallahu’anhu
“Beliau masuk islam, lantas Nabi shallallahu’alaihi wa sallam memerintahkannya ubtuj mandi dengab air dan daun sidr (daun bidara) “(HR. An Nasai no 187, At Tirmidzi no 605, Ahmad 5/61. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih
Sabun bidara.

Lihat Juga :  Ternyata Lebih Banyak Bahayanya dari pada Manfaat Minuman Bersoda

Daun Bidara memang sudah lama digunakan untuk mengatasi masalah kulit dan kecantikan. Bahkan orang – orang zaman dahulu sering menggunakan daun bidara untuk menyembuhkan luka bakar dan penyakit diabetes.

Namun untuk kecantikan, daun bidara sangat baik untuk mengatasi penuaan dini, jerawat , menghilangkan lingkar hitam di mata dan mengatasi kulit yang kusam.

“Banyak sekali manfaat sabun daun bidara seperti menyembuhkan masalah kulit seperti biang keringat , gatal , eksim dan masalah kulit lainnya. Membersihkan sel – sel kulit mati, melembabkan kulit kering, meremajakan kulit dan mencegah penuaan dini, memberikan nutrisi yang sangat dibutuhkan kulit, menghilangkan bau badan serta ntuk Ruqyah mandiri dirumah,” Kata Pemilik @rumah.herbal.palembang Rofi’ Maryam.

Lihat Juga :  Tekun, Ikhlas dan Patuh Kata Orangtua

Ada dua macam sabun bidara, sabun bidara ada yang padat dan ada juga yang cair. Bisa digunakan untuk badan serta wajah dengan berat 20gram.

Kemudian, Sabun bidara dapat digunakan mandi bagi wanuta haidh.
“Dari Aisyah radhiallahu ‘anha bahwa “Asma” bertanya kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam tentang wanita haidh. Maka beliau bersabda, “salah seorang dari kalian hendaklah mengambil air dan daun bidara, lalu engkau bersuci lalu membaguskan bersucinya… “(HR. Bukhari no 314 dan Muslim no 332). (*)

Penulis: tri jumartini

Tags
Close
Close