HAJI & UMROH

Chandra JCH Termuda Asal Palembang, Rela tak Ikut Tes SNMPTN dan SBMPTN Demi Tunaikan Ibadah Haji

AsSAJIDIN.COM  -Masih berusia muda ditakdirkan Allah menunaikan ibadah haji, adalah sesuatu yang jarang dialami setiap orang. Salah satunya adalah Candra Abdul Aziz Bin Ishak Idrus.

Pemuda yang baru berusia 18 tahun ini menjadi jamaah calon haji (JCH) termuda dari Palembang di kloter 1 embarkasi Palembang.  Anak bungsu dari pasangan Jamiah Aziz Sahri dan Ishak Indrus ini berangkat haji bersama keluarganya.

Dikutip dari tribunsumsel.com, Chandra mengaku senang dan bersyukur bisa naik haji bersama keluarganya dan menjadi jamaah calon haji termuda dari Palembang. “Iya alhamdulillah sudah pasti senang dan bersyukur bisa diberi kesempatan naik haji di usia muda seperti ini,” ujarnya malu-malu.

Lihat Juga :  Keluarga Sambut Jemaah Haji Diharapkan Tertib, Butuh 1-2 Jam Proses di Asrama Haji Setelah Pesawat Mendarat

“Apalagi berangkat haji ini bersama keluarga, ibu, ayah dan kakak perempuan saya semua ikut naik haji tahun ini setelah menunggu 8 tahun dari 2011 lalu,” ujar alumnus SMA Muhammadiya 1 Palembang ini.

Tidak ada persiapan khusus untuk menunaikan ibadah haji ini. Hanya saja Chandra mengaku telah mengikuti manasik haji beberapa waktu lalu. “Insya Allah siap dan setelah pulang dari haji saya ingin melanjutkan kuliah juga karena tahun ini memang sengaja gak ambil SNMPTN ataun SBMPTN di Universitas Negeri,” katanya.

Sementara itu, ibu dari Candra yakni Jamiah mengaku sangat bersyukur dan senang karena bisa berangkat haji bersama keluarganya bahkan dirinya rela menggadaikan emas seharga Rp11 juta agar bisa naik haji satu keluarga.

Lihat Juga :  Astaghfirullah !! Kelompok Jemaah Umroh Lantunkan Lagu Syubbanul Wathon Saat Sa’i, Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Sampai Bilang Begini, Kemenag Berusaha Tabayyun

“Alhamdulillah, kami satu keluarga berangkat haji ini merupakan rejeki dari Allah subhanawatallah untuk keluaga kami. Awalnya itu saya suami tapi sekalian saja satu keluarga dan ternyata bisa dicicil perorang Rp25 juta, kami bahkan menggadaikan emas seharga Rp11 juta,” ujar pensiunan Dispenda Banyuasin ini.(*/sumber: tribunsumsel.com)

Tags
Close