Uncategorized

Budidaya Hidroponik, 35 Hari Bisa Panen hingga 50 Kilogram Sayur

AsSAJIDIN.COM — Bekerja tanpa digaji, membantu masyarakat pra sejahatera, yang terdiri dari balita dan lansia. Itulah salah satu tugas yang dilakukan kader-kader posyandu.

Untuk membantu supaya mereka mandiri, kader posyandu harus diberi stimulus yang sifatnya berkesinambungan.

Salah satu pilihannya yakni mengembangkan budidaya hidroponik bantuan dari Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI), seperti yang sudah diteriapkan di Posyandu Imada Jalan Yayasan I Jalan Talang Jawa Palembang.

Hanya butuh 35 hari merawat mulai dari pembibitan, penanaman di media air, kader Posyandu Imada sudah panen perdana, Jumat (7/8/2020). “Perkiraan sepertinya bisa sampai 50 kg ini,” kata Indri, Ketua Posyandu Imada didampingi Erma Heryani dan kader posyandu lainnya. Panen perdana dihadiri Lurah Sungai Buah Feri Irawan dan Sekretaris Camat Dani A dan undangan lainnya.

Lihat Juga :  Celana Cingkrang Vs Celana Panjang di Bawah Mata Kaki, Begini Penjelasa 4 Mahzab

Indri mengatakan, panen perdana ini, 20 persen dari omzet akan diperuntukkan untuk operasional Posyandu menuju kader dan posyandu yang mandiri.

Pengurus FKPI Sumsel, Kiswadi mengatakan program pemberdayaan dengan memberikan alat hidroponik, bisa dicontoh oleh seluruh lapisan masyarakat. “Manfaatnya bisa bertahun-tahun. Kita juga mohon dukungan Pak Camat, Lurah dan perangkat untuk membeli sayur hidroponik saat panen ini sehingga mereka tidak kesulitan dalam pemasaran,” kata Kiswadi.

terutama pemerintah dan swasta, agar memberikan bantuan kepada masyarakat melalui posyandu berupa alat bantu dengan tujuan supaya tetap terus digunakan dan dimanfaatkan sepanjang tahun. (*)

Penulis: Tri Jumartini

Tags
Close