KITABUL ISLAM

Berbuat Baik yang Bernilai di Mata Allah Berdasarkan Alquran (1)

Bagaimana Berbuat Baik ? Niatkan Hanya untuk Mencari Ridho Allah

AsSAJIDIN.COM — Setiap manusia di dunia ini pasti punya naluri untuk berbuat baik. Hampir tidak ada orang yang waras yang tidak suka jika melihat orang lain berbuat baik.
Namun pertanyaannya, apakah semua perbuatan baik itu bernilai di mata Allah ? Ternyata tidak. Ada perbuatan baik yang sia-sia di mata Allah yang tidak ada nilainya. Firman Allah
Surat 18(Al-Kahfi):ayat 103-104
Artinya: Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
Surat 35(Faathir):Ayat 37
Artinya: Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.
Surat 2(al-baqarah) :Ayat 11-12
Artinya: Dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi [24]”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.
Bagaimana perbuatan baik yang bernilai di hadapan Allah? Untuk menjawab pertanyaan ini, marilah kita pergunakan konsep 5W1H dengan mengacu kepada sumber kebenaran di al Quran.
Pertama, How, bagaimana berbuat baik?  Niatnya hanya semata-mata untuk mencari ridho Allah.
Firman Allah
Sura76 (al-Insaan) :Ayat 9
Artinya : Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.
Surat 6(al-anam):162-163
Artinya: Katakanlah: “Sesungguhnya salat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam,tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”.
Surat 92(Allail) :18-20
Artinya: yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya,padahal tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Maha Tinggi. dan dilandasi degan beriman kepada Allah.  (*/bersambung)
Tags
Close
Close