SYARIAT

Ayat-ayat Alquran ini Mengingatkan Kita untuk Mempersiapkan Diri Menghadapi Kematian

ASSAJIDIN.COM — Kematian pasti akan mendatangi kita, cepat atau lambat. Dimana saja , kapan saja, dan dalam keadaan apa saja, apabila sudah datang waktu kematian tersebut, maka tidak bisa dimajukan atau di tangguhkan sedikitpun.

Sebagaimana yang Allah Ta’aala firmankan:
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٞۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمۡ لَا يَسۡتَأۡخِرُونَ سَاعَةٗ وَلَا يَسۡتَقۡدِمُونَ
(Bahasa Indonesia)

Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun.
[Surat Al-A’raf, Ayat 34].

Bagaimanapun keadaan kita, walaupun kita berada pada puncak kejayaan, kekayaan, kesehatan, dan kekuatan, bahkan walaupun kita dalam penjagaan yang kuat, berada dalam benteng yang amat kokoh sekalipun, jika sudah datang waktu kematian kita, maka kematian pasti akan menjemput kita.

Sebagaimana yang Allah Ta’aala firmankan:
أَيۡنَمَا تَكُونُواْ يُدۡرِككُّمُ ٱلۡمَوۡتُ وَلَوۡ كُنتُمۡ فِي بُرُوجٖ مُّشَيَّدَةٖۗ
(Bahasa Indonesia)

Di manapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh…”
(Surat An-Nisa’, Ayat 78).

Maka janganlah tertipu dengan kekayaan kita, kesehatan kita, kekuatan kita, kecantikan atau ketampanan kita, karena itu semua bukanlah penghalang bagi kematian untuk menjemput kita, dan itu semua tidaklah berguna sama sekali bagi kita apabila kematian sudah datang menjemput kita.

Lihat Juga :  One Day One Hadist : Empat Ciri Orang bersifat Munafik

Persiapkanlah diri kita untuk menghadapi kematian tersebut yang akan datang secara tiba tiba, dengan senantiasa istiqomah tunduk dan patuh kepada Allah Ta’aala, menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya, agar ketika kematian datang menjemput kita, kita sudah dalam keadaan siap bertemu dengan Allah Ta’aala dan dalam keadaan diridhoi Allah Ta’aala, sehingga kita bisa selamat di akhirat nanti, dan masuk kedalam sorga Allah Ta’aala. Aamiin

Jangan sampai ketika kematian datang menjemput kita, dalam keadaan kita bergelimang dengan dosa dan maksiat, yang akan menyebabkan kita menjadi orang yang sengsara di dunia dan akhirat, dan ketika itu, sudah tidak berguna lagi penyesalan atas kelalaian kita di dunia ini. Na’udzhubillah.

Maka bersabarlah didalam beribadah kepada Allah Ta’aala didunia ini, menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Dan sabarnya kita di dunia ini hanya sebentar, hanya sampai ketika datang waktu kematian kita. Jika besok datang waktu kematian kita, maka sampai besok kita bersabar dalam beribadah kepada Allah Ta’aala.

Lihat Juga :  One Day One Ayat : QS Muhammad 36, Kehidupan Dunia Hanyalah Permainan dan Senda Gurau

Dan sabarnya kita dalam beribadah kepada Allah di dunia ini, akan Allah balas dengan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Sebagaimana yang Allah Ta’aala janjikan di dalam surat Yunus ayat 62-64, Allah Ta’aala berfirman :
أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ(٦٢)
الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ (٦٣) لَهُمُ الْبُشْرَىٰ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۚ لَا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (٦٤)
(Q.S. Yunus :62-64)
Artinya :
(62)- Ingatlah wali-wali Allah itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
(63)- (Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa.
(64)- Bagi mereka berita gembira (kebahagiaan) di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi janji-janji Allah. Demikian itulah kemenangan yang agung.
(Q.S. Yunus :62-64). (*/SUMBER: Tulisan
Rido Abu Hafidzh)

Tags
Close