KESEHATAN

Atur Gizi Seimbang untuk Cegah Stunting

ASSAJIDIN.COM – Stunting adalah sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya, Penyebabnya adalah kekurangan gizi kronis sejak janin dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun.

Ahli Gizi Klinik RSMH, Yenita, DCN, MPH, RD mengatakan Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 HPK. Pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan pada ibu hamil perlu mendapat perhatian untuk mencegah terjadinya stunting.

“Stunting akan berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak dan status kesehatan pada saat dewasa. Akibat kekurangan gizi pada 1000 HPK bersifat permanen dan sulit untuk diperbaiki,”katanya.

Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, pentingnya mengatur gizi yang diserap oleh tubuh. Pola makan gizi seimbang perlu diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari untuk semua orang.

Lihat Juga :  Resep Pola Makan Sahur, Agar Tetap Kuat Beribadah Saat Berpuasa dari dr Zaidul Akbar

Ia mengatakan, Dalam satu porsi makan, setengah piring diisi oleh sayur dan buah, sementara setengahnya lagi diiisi dengan sumber protein (nabati atau hewani) dengan porsi yang lebih banyak dibandingkan karbohidrat.

“Penuhi kebutuhan protein hewani seperti: telur, ikan, ayam, daging, susu berfungsi untuk pembentukan jaringan, seperti otot, kulit, hingga tulang. Selain itu, protein juga bisa meningkatkan sistem imun tubuh anak yang membuat anak akan terhindar dari infeksi secara berulang,”jelasnya.

Asupan karbohidrat untuk kebutuhan energi haruslah selalu terpenuhi dengan optimal agar dapat melakukan berbagai aktivitas fisik. Anak-anak yang rutin melakukan aktivitas fisik dapat terhindar dari gangguan tumbuh kembang.
Penuhi kebutuhan mineral seperti zat besi yang memiliki fungsi untuk membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Lihat Juga :  Bacaan Doa Mohon Ilmu yang Bermanfaat, Rezeki yaang Banyak dan Amalan yang Diterima

“Bila zat besi tidak terpenuhi dapat memicu terjadi kekurangan zat besi pada anak (anemia) Kalsium adalah mineral yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang yang optimal dengan terpenuhi nya zat gizi ini sesuai usia maka anak terhindar dari kondisi stunting,”katanya.

Tidak lupa pula, orangtua harus memantau pertumbuhan anak terutama berat badan dan tinggi badan.

Seperti membawa anak ke Posyandu atau klinik anak secara berkala agar penanganan bisa segera dilakukan jika terjadi masalah kesehatan. Pertumbuhan linier pada anak meruoakan penanda pertumbuhan yang sehat. (TRI JUMARTINI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button