PENDIDIKAN

Asyiknya Memanfaatkan Perpustakaan Digital

ASSAJIDIN.COM —Tak bisa dipungkiri, era globalisasi belakangan ini membuat aktivitas menjadi lebih mudah dengan hadirnya teknologi. Namun jika tak bijak menggunakan teknologi, sebut saja smartphone maka akan banyak menyita waktu yang sia-sia.

Berangkat dari hal itulah, pihak SMP Negeri 9 Palembang berupaya meningkatkan minat baca siswa-siswinya dengan menghadirkan Perpustakaan Digital.

“Kami berharap anak-anak lebih termotivasi lagi membaca. Jika selama ini mereka menggunakan gadget untuk bermain, mudah-mudahan inovasi ini mampu membuat peningkatan minat baca siswa,”ujar Kepala SMP Negeri 9 Palembang Hj Hastia usai Lounching Perpustakaan Digital di sekolahnya, Senin (7/10/2019).

Turut hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H Ahmad Zulinto, Kabid SMP Herman Wijaya, beserta perwakilan wali murid.

Lihat Juga :  Oknum Ngaku Bisa Muluskan Jadi Kepsek, Kadiknas: Jangan Percaya

Dikatakan Hastia bahwa melalui tim IT, pihaknya telah menyediakan lebih dari 1.000 buku yang bisa dilihat siswa melalui smartphone dengan login akun nya masing-masing. Sehingga kapan pun dan dimana pun bisa mengakeses pinjam dari katalog yang telah disediakan.

“Memang saat ini sekitar lebih dari 100 buku yang kita input karena tim IT kita kerjasama dengan MDP juga sedang menginputnya,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H Ahmad Zulinto mengatakan bahwa perpustakaan digital di sekolah baru di SMP Negeri 9 Palembang yang menerapkan. Sehingga ia berharap SMP lainnya juga turut mengikuti inovasi ini.

“Karena ini sudah era revolusi Industri 4.0. Pendidikan harus terus mengikufi zaman. Dan perpustakaan digital ini merupakan inovasi yang baik untuk siswa kita,”terangnya.

Lihat Juga :  Jadi Duta Literasi, Percha Ingin Pemilik Gadget Lebih Pintar dari Gadgetnya

Zulinto juga menegaskan bahwa di era yang serba teknologi ini diharapkan kemampuan guru juga terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan mutu lulusan.

“Jangan sampai perkembangan teknologi anak cepat kemudian tak diimbangi dengan SDM yang mumpuni. Nah ini kita terus mendorong, karena belajar tak mengenal waktu, termasuk juga guru,”pungkasnya. (*/Sumber: sibernas.com/sugi)

Tags
Close