HAJI & UMROH

Arab Saudi Kembali Tutup Akses Umroh hingga Usai Idul Fitri

ASSAJIDIN.COM — Otoritas Arab Saudi kembali menutup akses untuk warga asing ke negaranya. Bahkan kali ini ibadah umrah akan ditunda setelah libur lebaran Idul Fitri.

Penundaan tersebut dikarenakan percepatan normalisasi pascapandemi yang lebih lamban. Hari Raya Idul Fitri sendiri jatuh pada pertengahan bulan Mei.

Dikutip dari Antara, informasi tersebut disampaikan oleh Pejabat Agama Turki. Direktorat Agama Turki mengeluarkan pernyataan tersebut sebagai respons atas berbagai pertanyaan dari masyarakat mengenai haji dan umrah tahun ini, setelah ibadah keduanya ditiadakan sementara tahun lalu akibat pandemi COVID-19.

Disebutkan pula bahwa perundingan dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk 2021 masih berlangsung dan setiap keputusan yang telah ditetapkan otoritas akan diumumkan kepada masyarakat. Penutupan akses untuk melakukan ibadah umrah dan haji sendiri bukan yang pertama kali dilakukan oleh pihak Arab Saudi.

Lihat Juga :  Pemerintah Arab Saudi Buka Opsi Ibadah Haji dengan Jumlah Terbatas

Sebelumnya, jemaah Indonesia dilarang untuk memasuki wilayah Arab Saudi pada 27 Februari 2020 untuk mencegah penyebaran COVID-19. Akses itu kemudian dibuka pada November 2020, namun belum sampai 3 bulan sejak dibuka Saudi kembali menutup pintu masuknya bagi jemaah Indonesia 4 Februari 2021.

Tak hanya Indonesia, 19 negara lain juga turut dilarang untuk memasuki wilayah Arab Saudi. Negara-negara yang dimaksud adalah Amerika Serikat, Mesir, Uni Emirat Arab, Lebanon, Turki, Inggris, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Portugal, Swedia, Swiss, Argentina, Brasil, Pakistan, India, Jepang, dan Afrika Selatan.

Sebagai informasi, Arab Saudi telah melaporkan lebih dari 368 ribu kasus positif COVID-19 dan hampir 6.400 korban jiwa. Jumlah tersebut tertinggi di antara negara-negara Teluk Arab.

Lihat Juga :  Kemenag Terus Persiapkan Keberangkatan Jemaah Umroh, Insya Allah Akhir November

Adapun angka infeksi corona harian Arab Saudi sempat turun di bawah 100 pada awal Januari 2021 lalu. Namun, pada bulan Februari lalu, angka infeksi corona harian Arab Saudi mengalami kenaikan hingga 3 kali lipat.(*)

Also Read
Close
Back to top button