MUSLIMAH

Ada Berita Gembira Bagi Orang yang Bersabar

Ketahuilah, kesulitan yang diberikan oleh Allah melatih untuk bersabar

 Assajidin.com – Kehidupan ini selalu ada kebahagiaan dan kesulitan. Ketika menghadapi kesulitan hidup banyak yang tidak sabar. Menggerutu, berkeluh kesah, seakan kesulitan tidak pernah berakhir.

Ketahuilah, kesulitan yang diberikan oleh Allah melatih untuk bersabar. Berikut ini lima janji Allah untuk hamba-Nya jika bersabar dalam hadapi kesulitan.

Masa-masa sulit seperti yang kita alami sebagai umat Islam saat ini, cukup melegakan membaca janji Allah SWT dalam Alquran sebagaimana dalam surat Al-Insyirah ayat 5-6: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.“

Namun pemikiran yang muncul di benak semua orang adalah, mengapa kita harus melalui kesulitan sejak awal? Mengapa Allah SWT tidak menjadikan hidup kita menyenangkan?

Sabar merupakan sifat terpuji yang dianjurkan untuk dimiliki oleh seorang Muslim. Sifat ini banyak dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya sejak dulu.

Bersabar amatlah memuliakan seseorang. Karena dengan sabarlah pertolongan Allah akan datang.

“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati, bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup tetapi kamu tidak menyadarinya. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang sabar (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun’. Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. Al Baqarah: 153 – 154)
Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan bahwa setelah Allah Swt menjelaskan tentang bersyukur, Allah Swt mensyariatkan tentang sabar dan petunjuk serta minta pertolongan dengan sabar dan shalat. Sebab seorang hamba hanya mengalami dua kemungkinan, mendapat nikmat yang membuatnya bersyukur atau mendapatkan perkara yang sebaliknya (nikmat) yang membuatnya bersabar.

Lihat Juga :  Benarkah Dilarang Menikah di Bulan Muharram?

Dalam sebuah hadits Rasulullah Saw bersabda : “Sungguh menakjubkan seorang mukmin itu, jika mendapatkan perkara yang menyenangkan, dia bersyukur dan bersyukur itu baik baginya. Jika dia ditimpa perkara yang tidak menyenangkan, dia bersabar dan bersabar itu baik baginya”

Kemudian Allah menyebut jenis-jenis ujian yang akan menimpa manusia sebagai ujian dalam menjalankan syariat Islam dan mengemban dakwah serta menjelaskan janji-Nya kepada orang-orang yang sabar dan tetap teguh dalam memperjuangkan kebenaran dan mengembalikan segala musibah dengan mengucapkan ‘Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun’

Ujian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, kehilangan teman, kekurangan jiwa dan buah-buahan.  Ini adalah jenis ujian yang diberikan oleh Allah. Maka mereka yang bersabar akan keluar dari ujian tersebut. Rahmat Allah akan menyertainya. Bahkan. “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh:5). Maka bersabarlah.(*)

Penulis: Bangun Lubis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Also Read
Close
Back to top button