NASIONAL

Viral Jalinsum Jambi-Palembang, Polisi Urai Kemacetan Setop Kendaraan Bertonase Besar

ASSAJIDIN.COM –Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK, sempat menjelaskan penyebab kemacetan di ruas Jalintim Palembang-Betung-Jambi.

Diketahui penyebabnya karena ada kendaraan berat tidak kuat menanjak di tanjakan Durian Daun. Baik dari arah Jambi maupun dari arah Palembang. Sementara kepadatan juga terjadi di depan SPBU Betung.

Katanya, pada 4 April, mungkin sebagian pemilik kendaraan truk yang sudah menerima SE Gubernur tersebut, mereka berburu mengejar pengiriman logistik sebelum masuk 5 April.

“Sehingga pada 4 April terjadi kemacetan yang cukup panjang sampai pukul 4 pagi,” jelas Kapolda, . di Terminal Alang-Alang Lebar (AAL), Km 12, Palembang. Anggota di ruas Jalintim, sampai pagi mengurai kemacetan.

Lihat Juga :  Tahun 2023 Bakal Dihapus, Nasib 4.000 Honorer Palembang Dipertanyakan

“Pada 5 April sampai pukul 20.00 WIB, terjadi kepadatan lagi. Yang ternyata setelah dipantau, masih banyak truk yang melintas di daerah tersebut,” sesalnya.

Oleh karena itu Petugas kepolisian dari Polda Sumsel dan Polres Banyuasin yang dipimpin oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol M Pratama Adhayasastra harus bekerja ekstra keras mengatur lalu lintas di sekitaran lokasi kemacetan pada Jumat (06/04/2024) malam.

Satu persatu truk di stop petugas kepolisian dan langsung dipinggirkan untuk tidak berjalan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol M Pratama Adhayasastra menyampaikan jika pihaknya akan melakukan buka tutup jalan secara bergantian, agar tidak menimbulkan kemacetan yang lebih parah.

Lihat Juga :  Masifkan Upaya Pengendalian Inflasi, Pj Gubernur Fatoni Launching GSMP Goes to School and Office

“Kami juga melakukan koordinasi dengan Polda Jambi dan Lampung, untuk mengatasi kemacetan yang lebih parah di sekitaran jalan lintas timur Palembang-Jambi. Serta juga kami dengan Polda Jambi dan Lampung, melakukan pembatasan terhadap kendaraan besar untuk tidak melintas” Ujar Pratama dalam keterangan persnya. (yola)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button