CAHAYA RAMADAN

Tradisi Bulan Suci di Turki (3) : Buka Bersama, Momen yang Ditunggu Untuk Berbagi dan Mempererat Tali Silaturahmi

ASSAJIDIN.COM — Salah satu momen yang sangat ditunggu dan dirindukan saat Ramadhan adalah saat berbuka puasa.

Foto : Id.adna24.com

Kaum muslim biasanya menikmati hidangan buka puasa dengan orang-orang terdekat.

Di Turki selama Ramadhan ada tradisi makan malam bersama yang dilakukan setiap hari setelah matahari terbenam untuk memutuskan puasa.

Iftar Sofrası, nama tradisi itu. Momen yang sangat penting bagi keluarga dan teman-teman untuk berkumpul dan berbuka puasa bersama-sama.

Tradisi ini memiliki makna yang sangat dalam di masyarakat Turki karena tidak hanya merupakan momen untuk makan bersama, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat hubungan antara keluarga dan teman-teman.

Lihat Juga :  Keutamaan Sahur, Jangan Sampai Dilewatkan

Biasanya, Iftar Sofrası diisi dengan hidangan-hidangan khas Turki seperti sup ayam, döner kebab, adana kebab, sarma, baklava dan minuman seperti teh dan jus buah.

Foto : Femina

Tenda Besar

Di Turki, tradisi buka puasa bersama tak hanya dilakukan di masjid atau rumah.

Buka puasa bersama di lapangan juga merupakan pengalaman yang mengesankan.

Biasanya pemerintah atau penyelenggara bukber menyiapkan tenda besar dengan stok makanan yang banyak untuk dibagikan.

Antrian untuk mengambil makanan pun sangat panjang, tapi tidak akan terasa lama karena mereka antri dengan tertib dan tenang.

Foto : Tribunnews.com

Mahalle Sofrasi

Di Turki juga dikenal dengan yang namanya Mahalle Sofrasi, di mana seluruh warga di satu kawasan berkumpul di meja panjang yang terbentang di jalan.

Lihat Juga :  Penjualan Kurma Laku Keras, Jadi Menu Utama Saat Buka Puasa

Meja-meja panjang di Mahalle Sofrasi biasanya dihiasi dengan berbagai macam hidangan lezat, mulai dari sup, salad, hidangan utama, hingga hidangan penutup.

Suasana di Mahalle Sofrasi selalu ramai dan penuh keceriaan. Orang-orang berkumpul bersama, bercengkrama, dan menikmati hidangan lezat yang telah disiapkan.

Anak-anak bermain dan berlarian di sekitar meja, menambah semarak suasana.

Tradisi ini menjadi momen yang tak bakal terlupakan dan salah satu cara terbaik untuk merasakan atmosfer Ramadhan di Turki. (Dari berbagai sumber)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button