NASIONAL

Sekolah hingga Rumah di Palembang Kebanjiran

AsSAJIDIN.COM — Hujan deras mengguyur Kota Palembang sejak pukul 23.00, Senin (4/3/2024) hingga pukul 04.00 pada Selasa (5/3/2024), menyebabkan kebanjiran.

Banjir mengepung pemukiman warga di sebagian besar wilayah Kota Palembang. Mulai kawasan Ilir Barat I, Dwikora, Papera, Kamboja, Simpang Polda, Basuki Rahmat, Sekip, Angkatan 66, Kapten A Rivai, Seduduk Putih, Panca Usaha Seberang Ulu 1, Macan Lindungan dan beberapa titik lainnya.

Banjir hingga pukul 09.00 WIB terpantau belum surut. Seperti diantaranya di Jalan R Soekamto Lorong Kelinci, Jalan Putri Rambut Selako Ilir Barat I.

Tak hanya ke rumah-rumah, berdasarkan laporan warga, banjir juga menggenangi salah satu sekolah dasar yakni SD Negeri 03 Palembang.

Lihat Juga :  Klarifikasi Menag Fachrul Razi, tidak Larang Muslimah Bercadar

Siswa harus digendong oleh orang tuanya untuk memasuki kawasan sekolah yang terendam banjir.

Tak sedikit juga anak-anak SD ini gembira berjalan di air menggunakan sandal.

Salah seorang warga R Soekamto, Lily mengatakan, rumah-rumah di sekeliling tempat tinggalnya masih terendam banjir. Air masuk hingga ke dalam rumah.

“Bukan di lorong kami saja, tapi di belakang juga, cukup tinggi sampai sedengkul kalau di depan, rumah sudah ditinggikan tapi masih masuk airnya,” kata Lily.

Sebelumnya, Pemkot Palembang merilis untuk mengatasi persoalan lama Kota Palembang ini, pemkot menyebut sudah punya 500 tim yang dibagi menjadi beberapa kelompok.

Bahkan sebelumnya, PJ Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan, berdasarkan data dari Dinas PUPR Kota Palembang untuk tahun 2023 total titik banjir yang awalnya berjumlah 113, kini berkurang menjadi 37 genangan air per 4 Januari 2024.

Lihat Juga :  Daging Sapi Segar Diburu Warga Jelang Hari Raya, Harga Terus Melambung

“Durasi genangan air tersebut tidak lebih dari 6 jam bahkan di bawah 2 jam sudah surut,” kata Ratu Dewa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak mengatakan, lokasi banjir ini ada di beberapa sub Daerah Aliran Sungai (DAS).

Yakni di Sub DAS Sekanak ada 7 lokasi, Sub DAS Lambidaro 3 lokasi, Sub DAS Bendung 6 lokasi, Sub DAS Buah 4 lokasi, Sub DAS Gasing 4 lokasi, Sub DAS Borang 8 lokasi dan sisanya Sub DAS Ulu. (pitria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button