SYARIAH

Bacaan Tasbih dalam Sholat Tasbih yang Dilaksanakan Malam Nisfu Syaban

ASSAJIDIN.COM — Berikut ini bacaan tasbih dalam sholat tasbih yang oleh masyarakat muslim Indonesia biasanya dilaksanakan pada malam nisfu Syaban.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Latin:
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar walahaula wala quwwata illa billahil aliyil adzim.

Artinya:
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar”.

Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar ini terdapat dalam hadis dari Abu Hurairah, dia berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Sesungguhnya membaca “subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar)” adalah lebih aku cintai daripada segala sesuatu yang terkena sinar matahari.” (HR. Muslim).

Dalam sholat tasbih, membaca bacaan tasbih aturan pembacaannya adalah sebagai berikut:

15 kali tasbih setelah membaca surat pendek
10 kali tasbih saat ruku, setelah bacaan ruku selesai
10 kali tasbih saat i’tidal, setelah bacaan i’tidal selesai
10 kali tasbih saat sujud pertama, setelah bacaan sujud selesai
10 kali tasbih saat duduk di antara dua sujud, setelah bacaan iftirasy selesai
10 kali tasbih saat sujud kedua , setelah bacaan sujud selesai
10 kali tasbih setelah bacaan atahiyat atau sebelum salam

Lihat Juga :  Tata Cara Sholat Sunnah Tasbih

Jumlah rakaat sholat tasbih yaitu sebanyak 4 rakaat (bila di siang hari), boleh juga dua rakaat (saat malam hari). Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk melakukan sholat sunah ini minimal setiap malam atau tiap hari, setiap bulan, atau sedikit-dikitnya setiap setahun satu kali atau seumur hidup sekali.

Dalam buku “Fikih Sholat Sunah” oleh Ali Musthafa Siregar dan Dr. Nurhadi, S.Pd.I., S.E.Sy., SH., MH., M.Pd dijelaskan waktu dilaksanakannya sholat tasbih.

Mengenai waktu kapan dilaksanakannya tidak tertentu waktunya, yakni bisa dikerjakan kapan saja, asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarangnya sholat muthlak dan waktu-waktu yang dimakruhkan sholat.

sholat tasbih memiliki banyak keutamaan, sebagaimana mengutip dari buku Aktivasi Mukjizat Hari Jumat oleh Rizem Aizid, keutamaan sholat tasbih salah satunya mendapatkan pahala yang berlimpah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang menghidupkan satu sunah dari sunah sunahku, lalu diamalkan oleh manusia, maka ia akan memperoleh pahala seperti pahala orang orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Ibnu Majah)

Lihat Juga :  Mengenal Istilah Bid'ah dan Hukum-hukumnya

Lalu keutamaan yang kedua yaitu dihapuskan dosa dosa. Seberapa besar dosa yang diperbuat, Allah SWT menjanjikan penghapusan dosa bagi hambanya yang melaksanakan sholat tasbih.

“Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada pamannya untuk mengerjakan sholat tasbih kepadanya. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa keutamaan sholat tasbih itu banyak dan salah satunya ialah ampunan Allah SWT. Kalau saja dosamu sebanyak gundukan pasir, niscaya Allah SWT akan mengampuni dosamu.” (HR. Abu Daud)

Selanjutnya, keutamaan melakukan sholat tasbih juga dapat menenangkan jiwa dan pikiran. Terkait hal ini, dalilnya terdapat dalam firman Allah SWT dalam surat Ar-Ra’d ayat 28.

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

Artinya: Yaitu orang orang yang berimana dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.

Itulah arti Subhanallah Walhamdulillah Wala Ilaha Ilallah Wallahu Akbar, Bacaan Tasbih dalam Sholat Tasbih. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button