MOZAIK ISLAM

Menjadi Pribadi yang Ihsan

AsSAJIDIN.COM — Ihsan secara bahasa seakar kata dengan ‘hasan’, yang artinya baik atau bagus. Dalam ajaran agama ini, ihsan selalu bergandengan dengan Iman dan Islam.

Pengertian ihsan disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Ketika suatu hari beliau ditanya oleh Malaikat Jibril perihal islam, iman, dan ihsan. Dalam hadits panjang tersebut, Rasulullah menjabarkan konsep ihsan. Nabi mulia bersabda: AN TA’ BUDALLOHA KAANNAKA TAROHU – FAIN LAM TAKUN TAROHU FAINNAHU YAROKA.

Artinya, bahwasanya ihsan itu, Engkau menyembah/beribadah kepada Allah seolah-olah Engkau melihatNya (Allah).

Jika pun belum bisa melihatNya, maka yakinlah bahwa Ia (Allah) melihatmu. – Hadits Riwayat Muslim. Maknanya…. Pada tingkatan pertama. Ihsan menuntun kita ketika beribadah seolah-olah kita bisa melihat Allah. Namun tentu saja bukan berarti kita membayangkan wujud dan bentuk Allah. Karena sungguh kita tak akan mungkin mampu membayangkan Zat Yang Maha Mulia.

Lihat Juga :  Bacaan Doa Mohon agar Disampaikan ke Mekkah dan Madinah untuk Ibadah Umroh Bahkan Haji

Pemaknaan di atas hanyalah sebagai pengibaratan. Misalkan dalam kehidupan keseharian. Kita bekerja, sementara di hadapan kita ada pimpinan (kepala) tentu kita akan bekerja dengan semangat. Begitu pula dalam hal ibadah.

Adapun pada tingkatan kedua. Ihsan menuntun kita untuk yakin bahwa Allah melihat kita. Mengawasi segenap tingkah laku dan aktivitas kita.

Orang yang memiliki sikap tersebut akan terhindar dari perbuatan tercela dan maksiat. Bagaimana tidak, ketika ada kesempatan berbuat culas pun, mencuri misalnya, saat tak ada manusia yang melihat, ia tak akan melakukan perbuatan itu karena yakin ada zat yang mengawasi, yakni Allah.

Lihat Juga :  Memahami Arti Zuhud, Macam-macam Zuhud, Sifat Terpuji yang Disukai Allah

Begitu halnya dalam berbuat kebaikan, sedekah contohnya. Walaupun tak ada orang yang melihat tak masalah, karena Allah Maha Melihat.

Sikap muroqobatulloh (merasa dekat dengan Allah) menjadikan pribadi yang benar-benar menghambakan diri di hadapanNya. Ketika ada masalah menghampiri ia hanya memohon padaNya Yang Maha Kuasa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button